Cegah Kekerasan Seksual, FBD 50 UB Gelar Edukasi SAFE di SMPK St. Antonius

Alifia Dwi Fatihasari sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 1 di Universitas Brawijaya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari ALIFIA DWI FATIHASARI tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penulis: Alifia Dwi F. · 27 Juli 2026
Kalipare, Malang — Kelompok 50 Kuliah Kerja Nyata (KKN) FBD Arcapada 2026 Universitas Brawijaya menggelar program edukasi bertajuk SAFE (Self Awareness For Everyone) di SMPK St. Antonius Kalipare selama tiga hari, pada 22 hingga 24 Juli 2026. Program ini menyasar seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 dengan jadwal bergilir per kelas, yakni kelas 7A dan 7B pada 22 Juli, kelas 9A dan 9B pada 23 Juli, serta kelas 8A dan 8B pada 24 Juli.
Program SAFE digagas sebagai respons atas adanya tren kasus pelecehan seksual di lingkungan sekolah yang turut berdampak pada rapor penilaian sekolah. Melihat kondisi tersebut, Kelompok 50 KKN FBD Arcapada 2026 berinisiatif menghadirkan program edukasi kesadaran diri dan pencegahan kekerasan seksual yang disesuaikan dengan jenjang usia siswa sekolah menengah pertama.
Dalam pelaksanaannya, materi SAFE disampaikan secara interaktif melalui sesi tanya-jawab mitos dan fakta seputar pelecehan seksual, pemaparan definisi serta empat jenis pelecehan seksual (verbal, non-verbal, fisik, dan cyber), pengenalan istilah child grooming, hingga edukasi mengenai batasan diri melalui konsep zona sentuhan boleh, perlu izin, dan tidak boleh. Selain itu, siswa juga diperkenalkan pada konsep consent atau persetujuan, informasi mengenai siapa saja yang berpotensi menjadi korban pelecehan seksual, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan apabila mengalami atau mengetahui kasus pelecehan, termasuk narahubung pelaporan yang telah disediakan pihak sekolah.
Sebagai bagian dari evaluasi, siswa turut diajak mengisi sesi kuis pemahaman serta "Kotak Cerita", yakni media bagi siswa untuk menuliskan kesan, pesan, curhatan, atau pengalaman pribadi terkait materi yang telah disampaikan, baik menggunakan inisial maupun secara anonim. Hasil dari kuis dan kotak cerita tersebut kemudian diolah oleh mahasiswa KKN sebagai bahan laporan dan evaluasi bagi pihak sekolah.
Pada Senin, 27 Juli 2026, Kelompok 50 KKN FBD Arcapada 2026 menyampaikan hasil pengolahan data dan evaluasi program kepada pihak SMPK St. Antonius Kalipare. Penyampaian ini bertujuan agar pihak sekolah dapat menindaklanjuti temuan yang ada, mengambil langkah perlindungan yang lebih jauh, serta membangun kedekatan yang lebih baik dengan para siswa ke depannya.
Melalui program SAFE ini, Kelompok 50 KKN FBD Arcapada 2026 berharap dapat menumbuhkan kesadaran diri siswa terhadap isu kekerasan seksual sejak dini, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman dan suportif bagi seluruh siswa SMPK St. Antonius Kalipare.
(Kelompok 50 KKN FBD Arcapada 2026 — SMPK St. Antonius, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang)
