Rebranding UMKM Jadi Langkah FBD UB Kelompok 50 Perkuat Ekonomi Lokal

Alifia Dwi Fatihasari sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 1 di Universitas Brawijaya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari ALIFIA DWI FATIHASARI tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penulis: Annisa Srifanna Sani
Arjowilangun, Kalipare – Mahasiswa KKN FBD (FISIP Bakti Desa) Universitas Brawijaya Kelompok 50 melaksanakan program rebranding UMKM sebagai upaya meningkatkan daya saing produk lokal di Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Kegiatan ini bertujuan membantu pelaku usaha mikro agar memiliki identitas merek yang lebih menarik, profesional, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Program rebranding diawali dengan observasi dan diskusi bersama para pelaku UMKM untuk mengidentifikasi kebutuhan serta kendala yang dihadapi dalam pemasaran produk. Selama program berlangsung, mahasiswa mendapatkan empat UMKM yang menjadi sasaran pemberdayaan, yakni Susu Manunggal, Ini Tahoe, Bakso dan Mie Ayam, dan Jajanan Pasar Mam’s Ke. Berdasarkan hasil tersebut, mahasiswa memberikan pendampingan dalam pengembangan identitas visual usaha, mulai dari desain logo, hingga promosi melalui banner fisik dan masifikasi di media sosial.
Selain pembaruan tampilan produk, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya branding sebagai strategi pemasaran. Pelaku UMKM diajak memahami bahwa identitas merek yang kuat tidak hanya meningkatkan nilai jual produk, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen serta memperkuat citra usaha di tengah persaingan pasar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM di Desa Arjowilangun mampu meningkatkan daya tarik produknya, memperluas jangkauan pemasaran, serta menciptakan nilai tambah yang berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat. Program ini juga menjadi wujud komitmen Mahasiswa FBD Universitas Brawijaya Kelompok 50 dalam mendukung pemberdayaan ekonomi lokal melalui inovasi yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa.
Mahasiswa berharap hasil rebranding yang telah dilakukan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh para pelaku UMKM, sehingga mampu mendorong pertumbuhan usaha yang lebih kompetitif sekaligus memperkuat perekonomian Desa Arjowilangun.
