Optimalisasi Budidaya, Tim KKN UNDIP Edukasi Manajemen Pakan Ikan yang Baik

Mahasiswa Sarjana S-1 Program Studi Akuakultur Universitas Diponegoro
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Elang Almeyda Cantona Imani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kendal (31/05/2025), Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik IDBU Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja bertema ”Manajemen Pemberian Pakan Ikan yang Baik” yang menargetkan para pelaku budidaya ikan di Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan pakan dan memaksimalkan tingkat kecernaan untuk pertumbuhan ikan yang dibudidayakan di tambak.
Program ini dilaksanakan oleh salah satu anggota tim dengan Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro. Elang Almeyda Cantona Imani, salah satu mahasiswa KKN Tematik IDBU UNDIP menjadi penggerak program ini. Menurutnya, edukasi mengenai penerapan manajemen pemberian pakan ikan yang baik bagi para pelaku budidaya di Desa Tambaksari sangatlah penting karena pakan merupakan unsur penting yang harus dioptimalkan pemanfaatannya terhadap pertumbuhan kultivan budidaya.
Kegiatan ini dimulai dengan sesi diskusi mengenai manajemen pemberian pakan yang telah berlangsung selama ini di tambak milik Bapak Siswandi di Desa Tambaksari. Menurut Bapak Siswandi sebagai salah satu pelaku budidaya, manajemen pemberian pakan yang selama ini berlangsung di tambaknya belum tergolong baik dikarenakan pemberian pakan yang dilakukan masih hanya berdasarkan perkiraan semata tanpa memperhatinkan faktor faktor pendukung lainnya.
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan pemberian pakan diantaranya terdapat jumlah biomassa ikan yang dibudidayakan dalam tambak tersebut, juga bobot biomassa ikan diperlukan untuk menghitung jumlah pakan yang diperlukan untuk kolam budidaya tersebut.
Jumlah pakan yang diberikan dapat mempengaruhi kualitas produksi dan kondisi lingkungan budidayanya. Pakan yang tidak sesuai dapat menyebabkan kondisi kualitas air kolam budidaya memburuk yang dapat menyebabkan kematian pada organisme yang dibudidayakan. Maka dari itu, diperlukan penerapan manajemen pemberian pakan yang baik untuk menyesuaikan kebutuhan pakan ikan yang diberikan.
Dengan pelaksanaan program kerja ini, diharapkan para pembudidaya di Desa Tambaksari dapat menerapkan pemberian pakan yang baik dan memahami betapa pentingnya pengelolaan pakan yang baik dalam budidaya. Program ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kegiatan edukasi lainnya yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
