Konten dari Pengguna

Liburan Sambil Belajar, Wisata Petik Jeruk di Museum Zoologi Malang

Almira Yuniar K

Almira Yuniar K

Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2018 - Universitas Muhammadiyah Malang. Anak Malang asli yang tiba-tiba hobi menulis.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Almira Yuniar K tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keseruan wisata petik jeruk yang terletak di kawasan Museum Zoologi Frater Vianney kota Malang (23/06/2021) (Foto: Museum Zoologi Malang)
zoom-in-whitePerbesar
Keseruan wisata petik jeruk yang terletak di kawasan Museum Zoologi Frater Vianney kota Malang (23/06/2021) (Foto: Museum Zoologi Malang)

Jika selama ini kita datang ke tempat wisata petik jeruk hanya petik, makan, minum, kemudian pulang, berbeda dengan wisata petik jeruk yang ada di kawasan Museum Zoologi Frater Vianney kota Malang. Hanya dengan merogoh kocek tiket masuk petik jeruk sebesar Rp 10.000, anda bisa petik jeruk sekaligus belajar mengenai hewan di Museum Zoologi Frater Vianney yang letaknya bersebelahan. Untuk berkunjung ke museum sendiri tidak dipungut biaya, alias gratis.

Museum ini berada dekat pusat kota, tepatnya di Jalan Raya Karangwidoro no 7, Desa Karangbesuki, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Tapi, jangan lupa untuk menanyakan dahulu ke pihak museum di instagram @museumzoologimalang, ya, untuk ketersediaan wisata petik jeruknya.

Museum ini menjadi satu-satunya museum zoologi yang ada di Jawa Timur, lho. Jadi untuk anda warga Jawa Timur, tidak perlu jauh-jauh berkunjung ke Bogor untuk belajar mengenai zoologi. Koleksi dari Museum Zoologi Frater Vianney ini merupakan koleksi pribadi dari Frater M. Clemens Keban, BHK dan juga beberapa koleksi merupakan hibah dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur.

Tridacna gigas, salah satu spesies kerang yang paling terancam punah. Anda dapat melihat koleksinya di Museum Zoologi Frater Vianney kota Malang. (23/06/2021) (Foto: Museum Zoologi Malang)

Museum Zoologi Frater Vianney ini memiliki 12.000 koleksi spesimen yang mayoritas koleksinya adalah filum mollusca. Mollusca termasuk dalam hewan yang lunak baik yang dengan cangkang ataupun tanpa cangkang. Seperti dari berbagai jenis kerang-kerangan, siput, kiton, dan cumi-cumi serta kerabatanya. Tidak hanya mollusca, koleksi lain berupa harimau sumatera, rusa, banteng, burung, hingga ular dan reptil lainnya juga dapat ditemui di museum ini.

Bangunan Museum Zoologi Frater VIanney (23/06/2021) (Foto: Museum Zoologi Malang)

Untuk jam kunjungan museum sendiri yaitu buka mulai pukul 07.00-14.00 WIB dari hari Senin-Sabtu. Museum ini bisa jadi pilihan anda berlibur bersama keluarga sekaligus memberikan edukasi bagi si kecil. Yuk, segera berkunjung!