Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Bagaimana Iklim Mempengaruhi Bioma Terestrial
7 Juni 2022 15:46 WIB
Tulisan dari ALVI SYAHRI RAHMAH tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Distribusi geografis bioma terestrial sebagian besar didasarkan pada iklim regional. Iklim sangat ditentukan oleh distribusi energi matahari yang tidak merata di Bumi. Pegunungan juga mempengaruhi iklim dalam dua cara utama. Pertama, suhu menurun dengan meningkatnya ketinggian. Kedua, pegunungan dapat menghalangi aliran udara lembap dari pantai, sehingga menghasilkan iklim yang sangat berbeda di kedua sisi pegunungan.
ADVERTISEMENT
Bioma terestrial disebut bioma darat. Jika dua wilayah yang terpisah secara geografis memiliki iklim yang sama, jenis bioma yang sama dapat ditemukan di kedua wilayah tersebut. Misalnya, hutan jenis konifera terbentang dalam pita lebar di seluruh Amerika Utara, Eropa, dan Asia. Bioma terestrial termasuk hutan hujan tropis, padang rumput, gurun, taiga, dan kaperal.
1.Hutan Hujan Tropis
Bioma hutan hujan menerima curah hujan 200-400 cm per tahun. Termasuk keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Struktur hutan hujan tropis menyediakan banyak habitat. Epifit tumbuh di pohon dan vegetasi. Amazon Rainforest adalah contoh yang sangat baik dari bioma hutan hujan tropis.
2. Padang Rumput
Padang rumput mewakili bioma yang didominasi rumput. Bioma padang rumput dibagi menjadi tiga jenis: padang rumput beriklim sedang, padang rumput sabana, dan padang rumput stepa. Padang rumput beriklim sedang pernah menutupi sebagian besar Amerika Utara bagian tengah. Curah hujan tahunan rata-rata antara 25 dan 75 cm. Di sabana, herbivora yang dominan adalah invertebrata, terutama belalang dan nematoda asli. Stepa kondisi tanah padang rumputnya sangat kering, selain kekurangan air, karena suhu siang hari mencapai 45 derajat dan suhu malam hari mencapai 0 derajat.
ADVERTISEMENT
3. Gurun
Bioma gurun memiliki cuaca ekstrem di siang hari, dengan udara panas dan malam dingin. Bioma gurun hujan setahun sekali. Umumnya, bioma gurun dianggap sebagai salah satu bioma yang paling sulit untuk dihuni. Vegetasi gurun sering kali mencakup tanaman penyimpan air seperti kaktus dan semak yang berakar dalam.
4. Taiga
Bioma terdiri dari tumbuhan runjung. Tumbuhan dan hewan di bioma taiga beradaptasi dengan musim tanam yang lebih pendek, dan musim dingin di wilayah tersebut panjang, sehingga hari-harinya pendek. Bioma hutan jenis konifera yang didominasi oleh tumbuhan runjung atau cemara seperti pinus, cemara, dan larch.
5. Kaperal
Wilayah kaperal terbesar terletak di sekitar Laut Mediterania. Mediterania adalah nama lain untuk bioma hutan. Hewan khusus hutan adalah kijang, burung, kadal, dan ular. Kaperal menerima antara 25 dan 30 inci curah hujan setiap tahun, terutama selama bulan-bulan musim dingin. Kaperal ditemukan di seluruh California Selatan dan Baja, Meksiko.
ADVERTISEMENT