AC Mobil Tak Dingin Jangan Langsung Tambah Freon, Kenali Dulu Masalahnya

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi AC Mobil. Foto: dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi AC Mobil. Foto: dok. Istimewa

AC mobil yang tiba-tiba tidak dingin bisa disebabkan oleh berbagai masalah. Salah satu yang paling sering ditemui adalah kebocoran pada sistem AC yang mengakibatkan jumlah freon berkurang serta kinerja pendinginan di dalam mobil ikut terganggu.

Imam Taufik, pemilik bengkel Lazl Jaya AC Mobil, Jakarta Selatan menjelaskan bahwa kebocoran merupakan salah satu kerusakan yang paling banyak terjadi pada AC mobil.

“Paling sering itu kebocoran pada selang, kompresor, evaporator, atau kondensor. Faktornya banyak, bisa karena pemakaian atau paling umum karena faktor usia,” ungkapnya saat ditemui kumparan, Rabu (19/8).

Imam bilang, kebocoran akibat pemakaian jarang diketahui oleh sejumlah pengemudi. Jika mesin mobil overheat, pengemudi wajib mematikan AC mobil dengan segera. Suhu mesin yang panas akan ikut merembet ke bagian kondensor dan radiator.

Komponen evaporator pada sistem AC mobil. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

"Kalau mesin overheat AC harus langsung dimatiin, kalau suhu turun baru boleh dinyalain lagi. Kecuali dalam kondisi tertentu, misalnya bawa bayi, suhu AC bisa dikurangin. AC itu kan beban mesin, kalau mesin bermasalah kena dampaknya juga," jelas pria yang sudah menekuni bidang AC mobil selama 34 tahun itu.

Selain kebocoran, Imam mengatakan AC mobil yang tidak dingin juga bisa disebabkan oleh komponen lain yang bermasalah. Karena itu, pemilik mobil sebaiknya tidak langsung menambah freon sebelum mengetahui sumber masalahnya.

Menurut Imam, perlu dilakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi seluruh sistem AC. Komponen yang diperiksa antara lain evaporator, kompresor, kondensor, motor fan, selang, expansion, sampai dryer.

Perlatan dan perlengkapan servis AC mobil di Lazl Jaya AC Mobil, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Ia juga mengingatkan, freon pada sistem AC mobil tidak seharusnya berkurang bila tidak terjadi kebocoran. Kebiasaan mengisi ulang freon secara berkala justru bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem AC.

“Sering nambahin freon artinya ada instalasi yang bocor. Freon nggak bakal habis, berkurang, atau menguap, bahkan sampai puluhan tahun," imbuhnya.

Jika kebocoran dibiarkan dan pemilik mobil hanya terus menambahkan freon, kerusakan bisa menjalar ke kompresor. Sebab, kebocoran freon juga dapat membuat oli pada sistem kompresor ikut keluar.

Adapun, pengisian freon yang terlalu banyak juga bukan jalan pintas untuk membuat AC mobil semakin dingin. Imam menegaskan, kondisi tersebut justru dapat membuat kerja mesin dan kompresor menjadi lebih berat.