Bedah Wuling Aira ev Lebih Dekat, Banyak Detail yang Baru Terlihat

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wuling Aira ev edisi terbatas Disney Pixar's Toyt Story 5 meluncur di GIIAS 2026, Kamis (30/7/2026). Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wuling Aira ev edisi terbatas Disney Pixar's Toyt Story 5 meluncur di GIIAS 2026, Kamis (30/7/2026). Foto: Sena Pratama/kumparan

Sekilas, Wuling Aira ev tampil sebagai mobil setrum (EV) kompak dengan fitur yang cukup lengkap di kelasnya. Selain fitur-fitur yang disematkan pada brosur penjualan Wuling, mobil ini ternyata masih menyimpan sejumlah detail yang baru terasa saat mengeksplorasi secara langsung.

Salah satu yang paling terasa adalah banyaknya kompartemen penyimpanan di dalam kabin. Di baris depan, tersedia satu slot penyimpanan di atas dasbor, satu kompartemen di bawah dasbor, ruang untuk meletakkan ponsel, cup holder, dua gantungan barang, serta dua port USB type-A untuk mengisi daya perangkat elektronik.

Bagian bagasinya juga tak hanya mengandalkan kapasitas. Selain mampu menampung hingga 838 liter saat bangku belakang dilipat, Wuling turut menyematkan dua ruang penyimpanan di sisi kiri dan kanan bagasi. Detail kecil lain yang mungkin luput dari perhatian adalah adanya reflector pada buritan mobil.

Ruang penyimpanan di bagasi Wuling Aira ev. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Masuk ke kabin, nuansanya memang sederhana. Material interior masih didominasi plastik dengan gaya desain seperti kulit, membuat tampilannya tidak terkesan polos. Joknya menggunakan bahan fabric dengan busa yang cukup empuk untuk penggunaan harian.

Pada sektor hiburan, Aira EV hanya mengandalkan dua speaker di bagian depan. Meski jumlahnya tergolong sedikit, sistem audio tersebut sudah mendukung radio AM/FM, Bluetooth, dan USB.

Ada pula beberapa perbedaan yang baru terlihat ketika membandingkan langsung kedua variannya. Standard Range masih menggunakan rem parkir manual, sedangkan Long Range sudah mengusung Electronic Parking Brake (EPB) yang pengoperasiannya terintegrasi melalui layar infotainment.

Sementara itu, sistem pengereman roda belakang pada kedua varian masih mengandalkan rem tromol. Di baliknya, Wuling tetap menyematkan sejumlah fitur keselamatan seperti Electronic Stability Control (ESC), Hill Hold Control, dua airbag, kamera parkir serta dudukan ISOFIX untuk pemasangan kursi bayi di baris penumpang.

Tampilan kemudi Wuling Aira ev versi Long Range. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Di balik kemudi, masih ada satu catatan. Setir Aira EV belum dibekali pengaturan tilt maupun telescopic sehingga posisi kemudi belum bisa disesuaikan dengan postur pengemudi. Pengaturan kaca spion luar juga masih dilakukan secara manual.

Meski begitu, EV kompak ini menawarkan beberapa fitur yang jarang ditemui di kelasnya. Salah satunya Sleep Mode, fitur yang memungkinkan penumpang beristirahat di dalam kabin tanpa memastikan sistem kendaraan.

Ada juga fitur Pet Mode yang berfungsi menjaga suhu kabin tetap stabil saat pemilik meninggalkan atau membawa hewan peliharaan di dalam mobil. Aira ev turut dibekali Internet of Vehicle (IoV) melalui aplikasi MyWuling+. Fitur ini memungkinkan pemilik memantau sekaligus mengendalikan beberapa fungsi kendaraan langsung dari ponsel.