Demi Belajar Remote Keyless Motor, Pemilik Bengkel Ini Rela Pergi ke Vietnam

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bengkel Sentra Otopart di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Foto: Dok. Sentra Otopart
zoom-in-whitePerbesar
Bengkel Sentra Otopart di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Foto: Dok. Sentra Otopart

Remote keyless kini jadi fitur standar di banyak motor baru. Bentuknya yang kecil membuat remot tersebut gampang terselip atau jatuh tanpa disadari. Hal ini cukup merepotkan para pemilik motor sampai akhirnya ada solusi lewat jasa servis tersendiri.

Richard, pemilik bengkel Sentra Otopart, menuturkan bahwa kondisi itu yang mendorongnya mendalami servis kunci keyless sejak dua tahun terakhir. Ia sampai berburu ilmu dan peralatan hingga ke Vietnam.

“Saya mau belajar lagi buat Vespa, kurang satu alat, saya sudah janjian mau main ke Hanoi, Vietnam. Alat-alat yang sebelumnya saya pakai dari Vietnam juga,” ujarnya saat ditemui kumparan di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, belum lama ini.

Servis remote keyless di Sentra Otopart, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Saat ini, Richard masih menangani servis kunci keyless motor merek Jepang, seperti Honda, Suzuki, dan Yamaha. Fokusnya masih ke model yang banyak dipasarkan di Indonesia. Permintaan untuk Honda Gold Wing pernah ia tolak karena alatnya belum mendukung.

Ia bilang, pelanggan yang datang bisa mencapai 10 orang dalam sehari. Setiap pengerjaan mensyaratkan STNK atau BPKB untuk memastikan motor yang ditangani bukan hasil kejahatan.

“Mau belajar Piaggio dan Vespa. Soalnya kan ada dua, ada yang model imobilizer yang chip-nya di kunci sama yang terbaru remot saja. Vespa kan masih sedikit di sini, bisa jadi peluang bantu orang juga. Kadang kalau beli motor bekas pada nyepelein PIN atau barcode yang hilang," terangnya.

Ilustrasi remote keyless dan Smart Control Unit (SCU). Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Di sisi lain, Richard menuturkan kemampuan perajin kunci dalam negeri belakangan ikut berkembang. Alat buatan lokal mulai banyak dipakai di bengkelnya untuk menggantikan perangkat impor.

“Sekarang kebanyakan kami pakai alat buatan pemain kunci lokal karena lebih praktis. Orang mau belajar jadi tidak susah, cuma yang lebih canggih memang dari Vietnam,” tambahnya.

Adapun, biaya jasa servis kunci keyless berkisar Rp 300 ribuan bila barcode atau PIN motor masih ada, dan Rp 500-600 ribuan untuk motor tanpa kedua data tersebut. Proses pengerjaan memakan waktu 15 sampai 30 menit, jika datanya masih tersedia tuntas dalam waktu 5 menit.