Dulu Ngejar Bass, Kini Konsumen Audio Mobil Cari Suara Detail

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proses pemasangan sistem audio mobil di Sterindo Autosound, Gandaria, Jakarta Selatan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Proses pemasangan sistem audio mobil di Sterindo Autosound, Gandaria, Jakarta Selatan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Perkembangan teknologi dan semakin beragamnya pilihan perangkat membuat selera konsumen audio mobil ikut berubah. Pemilik mobil kini tidak hanya mengejar suara bass yang kuat, tetapi mulai mencari kualitas audio yang bisa dinikmati untuk berbagai jenis musik.

Sandy, pemilik toko audio mobil Sterindo Autosound, mengatakan konsumen yang datang ke tempatnya lebih banyak menginginkan karakter suara yang detail.

"Kalau kita bicara tren, habits-nya di sini kebanyakan pakai sistem banyak OEM. Untuk jenis suara itu kebanyakan semua genre ya. Kebanyakan yang datang di sini detail. Detailnya bukan tweeter doang, detailnya sampai ke bass juga detail,” kata dia saat ditemui kumparan di Gandaria, Jakarta Selatan, Jumat (21/8).

Perubahan selera tersebut juga terlihat dari jenis musik yang ingin dinikmati konsumen. Jika sebelumnya pengguna audio mobil cenderung memiliki preferensi genre tertentu, kini banyak yang justru menginginkan sistem yang bisa memainkan berbagai genre musik.

Pilihan speaker di Sterindo Autosound, Gandaria, Jakarta Selatan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Kebutuhan itu turut membuat subwoofer tetap menjadi bagian penting dalam sistem audio mobil. Sandy menjelaskan, perangkat tersebut memiliki fungsi untuk memberikan fondasi pada frekuensi rendah sehingga komposisi suara terdengar lebih lengkap.

“Kadang masih agak rancu ya. Subwoofer itu fundament audio mobil. Nggak bisa kita bikin halus untuk Sound Quality (SQ). Jadi memang harus apa adanya dia, subwoofer itu keluar suara bass-nya secara maksimal,” imbuh pria yang menekuni bidang audio mobil sejak tahun 2008 itu.

Perubahan lain juga terlihat dari konsumen yang datang ke Sterindo Autosound, termasuk dari kelompok usia muda. Menurut Sandy, pelanggan usia sekitar 20 tahunan sudah mulai memahami kebutuhan audio dan menginginkan sistem yang bisa digunakan untuk berbagai genre, tidak lagi terbatas pada genre tertentu.

Fasilitas demo audio mobil di Sterindo Autosound, Gandaria, Jakarta Selatan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Ia menilai perubahan tersebut menunjukkan konsumen audio mobil sekarang semakin kritis dalam menentukan tempat dan perangkat yang akan digunakan. Mereka tidak hanya melihat merek atau tampilan instalasi, tetapi juga mulai memperhatikan bagaimana sistem tersebut diracik dan dikerjakan.

Karena itu, ia menyarankan calon konsumen tidak terburu-buru melakukan peningkatan audio mobil hanya karena melihat tampilan instalasi di media sosial. Sandy menyarankan, calon konsumen sebaiknya mendatangi beberapa toko untuk melihat serta berkonsultasi.

"Kami sendiri punya situs, di sana ada pilihan paket-paket audio dari yang ekonomis sampai premium, detailnya seperti apa juga ada di sana. Sampai harga Rp 5 jutaan pun kami ladenin, tergantung permintaan saja," tutupnya.