Galant Hiu Mesin V6 Boros Bensin? Bengkel Spesialis Ungkap Penyebabnya

Mitsubishi Galant ST alias Galant Hiu banyak dilirik sebagai sedan harian berkat rasa berkendara dan raungan mesin V6. Mesin berkapasitas 2.500 cc dengan konfigurasi itu, tentu melahirkan anggapan boros bensin.
Zaenal, pemilik bengkel Galant Auto Parts, mengatakan sebenarnya tingkat konsumsi bensin Galant berpangkal pada setelan mesin yang tidak tepat. Ia menunjuk salah satu sensor sebagai penentu utamanya.
“Paling fatal dan krusial itu air flow. Kalau air flow-nya kode 005, itu paling bagus dan irit. Saya pakai harian dan dibawa mudik sampai ke Jawa pakai Galant,” kata Zaenal kepada kumparan saat ditemui di Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (15/9).
Ia menjelaskan, air flow bawaan pabrik kerap tergantikan komponen berkode lain saat mobil berpindah tangan atau menjalani perbaikan. Para pemilik umumnya tidak menyadari perbedaan tersebut.
Selain sensor itu, ada dua perangkat lain yang ikut menentukan irit atau borosnya konsumsi bahan bakar Galant. Zaenal bilang, penyetelannya harus menggunakan alat pembaca elektronik agar angkanya tepat.
“Kode air flow asli Mitsubishi itu 005, ada yang menggantinya dengan 501 atau 481. Selain itu yang menentukan boros atau irit namanya variable resistor dan oxygen sensor, itu harus disetel angkanya dengan cara memakai scanner. Di sini setiap konsumen yang masuk wajib hukumnya di-scan,” tegasnya.
Menurut Zaenal, penyakit lain yang membuat Galant boros berada pada injektor. Bagian itu bertugas menyemburkan bahan bakar ke ruang bakar dengan takaran tertentu.
Lubang semburan yang menyempit seiring pemakaian terkadang membuat takarannya melenceng. Ia menuturkan, penanganan injektor yang bermasalah cukup dengan pembersihan dan penyetelan ulang tanpa membongkar mesin.
“Kebanyakan injektornya yang sering bermasalah, makanya konsumsi bahan bakarnya jadi boros, sekitar 1:5 atau 1:6. Setelah dikalibrasi bisa kembali ke 1:12,” imbuhnya.
Menurut Zaenal, pemilihan ukuran pelek juga memengaruhi konsumsi bensin. Ia menganjurkan pemakaian velg berukuran 15 inci seperti bawaan pabrik atau maksimal naik satu tingkat ke 16 inci.
Berdasarkan pengalaman Zaenal menangani Galant sejak tahun 2008, konsumsi BBM mobil dalam kondisi sehat bisa mencapai 1:12 untuk rute kombinasi. Angkanya berada di kisaran 1:13 hingga 1:14 saat digunakan ke luar kota dan sekitar 1:9 sampai 1:10 ketika menghadapi kemacetan di Jakarta.
