Onderdil Volvo Lawas Masih Gampang Dicari, Ini Tantangannya

Ketersediaan onderdil menjadi salah satu pertimbangan bagi pemilik mobil saat merawat kendaraan yang usianya sudah puluhan tahun, termasuk untuk merek Eropa. Volvo menjadi merek mobil asal benua biru yang dinilai memiliki ketersediaan komponen cukup baik sampai sekarang.
Oddo Harryson, pemilik bengkel spesialis Volvo Vota Motor, mengatakan bahwa onderdil Volvo di zaman sekarang lebih mudah dicari dibandingkan sejumlah merek Eropa lain, terutama melalui pemasok di luar negeri.
“Kalau cari barang Volvo paling komplit dari yang tahun tua sampai sekarang gampang, tinggal buka eBay. Nyari tahun 70-an atau 80-an di Amerika, Inggris, Jerman, masih banyak banget barangnya. Sementara Audi yang tahun 2004 aja barangnya sudah pada nggak diproduksi semua," buka Oddo saat disambangi kumparan di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Untuk mendapatkan komponen tertentu, Oddo terkadang mendatangkan langsung dari luar negeri. Langkah tersebut dilakukan karena ketersediaan suku cadang Volvo lawas di pasar Indonesia belum tentu selengkap pilihan yang ada di negara pemasok.
Apabila komponen yang dibutuhkan sudah tidak diproduksi lagi, ia memiliki alternatif dengan membuat suku cadang pengganti. Berbekal latar belakang teknik semasa kuliah, Oddo dapat memproduksi komponen tertentu, khususnya sektor mesin.
"Untuk sekarang, spare part original Volvo sudah pasti ada tulisan China. Permasalahan sekarang image merek China itu agak kurang ya, jadi dibilangnya kalau barang original ada tulisan China palsu. Padahal nggak palsu, memang produksinya sekarang di sana dan belum banyak yang tahu," jelasnya.
Ketika ditanya mengenai daya tahan onderdil Volvo saat ini, Oddo mengatakan kualitas komponen yang beredar dapat berbeda berdasarkan tergantung wilayah pemasok. Menurut dia, suku cadang untuk pasar Asia Tenggara banyak dipasok dari China dan Singapura.
Sementara itu, komponen untuk pasar Eropa bisa berasal dari negara seperti Swedia, Inggris, Prancis, dan Spanyol. Oddo menilai perbedaan material dan kualitas pengerjaan turut memengaruhi daya tahan komponen tersebut. Kualitas komponen besutan Asia tidak bisa disamakan dengan Eropa.
"Memang ada juga spare part Volvo buatan China yang palsu dan cara bedainnya agak susah. Sebenarnya orang awam nggak bisa membedakan, tapi kalau dia detail banget pasti tahu soalnya nggak terlalu identik," lanjutnya.
Vota Motor sendiri merupakan salah satu bengkel Volvo legendaris sejak tahun 1983. Sejak tahun 2011, Oddo meneruskan bisnis sang ayah yang merupakan eks pegawai Volvo Ancol di era 1970-an.
