Pemilik Vespa Baru Wajib Tahu, Kebiasaan Ini Bikin Keyless Cepat Rusak

Pemilik Vespa dengan sistem keyless perlu memperhatikan cara menggunakan knob untuk menyalakan motor. Komponen tersebut tidak bisa langsung diputar seperti sistem keyless motor merek lain karena memiliki cara tersendiri.
Irfan Herdianto, Technical Training Vespa Indonesia, mengatakan bahwa kerusakan pada knob bisa terjadi akibat kesalahan pemakaian. Salah satunya ketika pengguna langsung memutar knob tanpa menekannya terlebih dahulu.
“Kalau langsung diputar itu bagian stopper-nya nanti nge-loss dan muter 360 derajat. Cara pakainya harus dipencet dulu sampai ada bunyi 'cetek' yang artinya bagian selenoid terbuka, baru bisa diputar,” ujar Irfan kepada awak media di Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/9).
Selain cara menggunakan knob, Irfan juga mengingatkan para pengguna Vespa sistem keyless untuk menjaga kondisi remot. Ia bilang, remot sebaiknya tidak disimpan pada bagian glovebox atau bagasi saat motor digunakan.
Guncangan ketika melewati jalan rusak atau polisi tidur dapat membuat remot terus terbentur di dalam ruang penyimpanan. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kerusakan pada remot.
“Efeknya ketika berkendara mungkin tidak ada masalah. Nanti masalah muncul ketika putar kontaknya ke posisi OFF, itu sudah tidak bisa ke posisi ON walaupun jaraknya kurang dari 1,5 meter," lanjutnya.
Menurut Irfan, jika sudah rusak kondisi tersebut cukup merepotkan karena proses pembongkarannya tidak mudah. Ada solusi lain dengan memanfaatkan kunci master (tag) yang sudah disertakan dalam paket keyless sebagai alternatif untuk mengenali motor.
Ia menegaskan, kunci master tersebut sebaiknya disimpan dengan baik karena fungsinya berkaitan dengan sistem keyless. Kalau hilang, proses penggantiannya berbeda dengan Vespa yang masih menggunakan kunci konvensional.
Pada sistem keyless, perangkat imobilizer alias chip anti maling letak modulnya terpisah sehingga penggantian kunci master juga perlu penanganan pada Electronic Control Unit (ECU).
"Vespa yang pakai kunci, sistem imobilizer-nya disimpan di ECU mesin. Untuk keyless, ada ECU keyless yang terpisah dari ECU mesin, kalau hilang berarti ganti ECU keyless. Kami juga ada beberapa model yang chip-nya disimpan di panel instrumen, hilang kunci master berarti ganti panel instrumen," jelas Irfan.
Irfan mengatakan, bila tag dan keyless hilang, pemilik wajib mengganti perangkat beserta ECU dengan biaya sekitar Rp 4,7 juta. Kalau hanya remot yang hilang, cukup membeli remot saja sehingga biayanya jauh lebih murah. Menurutnya, harga perangkat tersebut relatif sama untuk seluruh model Vespa bersistem keyless sebab komponennya pun serupa.
Selain itu, Irfan menuturkan remot yang sering disimpan di dalam kantong juga bisa tidak sengaja tertekan. Kondisi tersebut dapat membuat remot masuk ke mode nonaktif yang ditandai dengan lampu indikator berwarna merah.
Jika indikator remot berwarna merah, perangkat tidak akan dikenali motor meski masih berada di dalam jarak jangkauan. Pengguna perlu mengaktifkannya kembali sebelum remot bisa digunakan seperti biasa.
“Kadang banyak konsumen datang ke bengkel, marah-marah, motor saya remotnya nggak berfungsi. Pas diperiksa sama tim bengkel, lampunya berubah jadi merah karena ketekan. Cara aktifinnya tinggal tekan dan tahan tombol atas, lalu tekan tombol bawah sampai lampunya berubah hijau, begitu juga cara nonaktifkannya,” tutupnya.
