Produksi Toyota Veloz Hybrid per Agustus 2026 Tembus 15.737 Unit

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Toyota Veloz Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Veloz Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) terus meningkatkan produksi lokal Toyota Veloz Hybrid untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat di Tanah Air. Sampai saat ini, produksi MPV tersebut sudah tembus lebih dari 15 ribuan unit.

Wakil Presiden Direktur TMMIN, I Nyoman Winaya, menerangkan bahwa kapasitas produksi perusahaan disesuaikan dengan permintaan konsumen. TMMIN selalu menyesuaikan kemampuan manufaktur yang dimiliki dengan kebutuhan pasar.

“Veloz HEV dari awal produksi hingga akhir bulan Agustus, kami sudah memproduksi sebanyak 15,737 unit," ujarnya di Karawang, Jawa Barat, Selasa (29/9).

TMMIN sudah menyiapkan investasi Rp 1,3 triliun untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Pembiayaan ini salah satunya digunakan untuk menggarap rantai pasok baterai kendaraan elektrifikasi dari hulu ke hilir.

Perakitan mobil di Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Karawang, Jawa Barat. Foto: Dok. TMMIN

Adapun, Veloz HEV yang diproduksi saat ini masih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik. Toyota belum melakukan ekspor untuk model MPV tersebut.

Ke depannya, perusahaan tetap membuka peluang pemasaran di luar Indonesia dengan mempertimbangkan kebutuhan, karakteristik, serta permintaan di masing-masing negara.

Avanza/Veloz menjadi model Toyota dengan jumlah ekspor terbanyak hingga Agustus tahun ini. Selain kedua model tersebut, perusahaan turut mengirim Raize, Yaris Cross, Fortuner, serta Agya/Wigo ke sejumlah pasar luar negeri.

Perakitan baterai mobil elektrifikasi di Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Karawang, Jawa Barat. Foto: Dok. TMMIN

Dari sektor produksi, Toyota menjadi salah satu produsen otomotif terbesar di Indonesia yang memasok kendaraan untuk kebutuhan pasar dalam negeri sekaligus ekspor.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), produksi mobil Toyota mencapai 353.778 unit pada Januari-Agustus 2026. Angka tersebut naik 5,2 persen atau bertambah 17.446 unit secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 336.332 unit.

Terkait proyeksi produksi sampai akhir tahun 2026, Nyoman mengatakan perusahaan akan selalu memantau perkembangan industri. Ia berharap bisa menorehkan capaian yang berbeda dari tahun sebelumnya.

"Untuk proyeksi produksi Toyota Indonesia ke depan tentunya kami berharap bisa terus bertumbuh,” tutupnya.