Selisih Harga Jauh, Spare Part Alternatif Mulai Ramai Dicari di Pasar Palmerah

Harga menjadi salah satu pertimbangan pemilik mobil ketika mengganti onderdil kendaraan. Di tengah beragamnya pilihan suku cadang di pasaran, pemilik toko spare part di Pasar Palmerah, Jakarta Barat, melihat konsumen kini semakin banyak memilih produk alternatif atau non-genuine dengan harga lebih terjangkau.
Pilihan tersebut tidak hanya datang dari pemilik mobil lawas. Sejumlah pengguna kendaraan yang usianya masih relatif baru hingga pemilik mobil kelas premium juga mulai mempertimbangkan harga sebelum menentukan komponen pengganti.
Aki, pemilik toko Kiki Motor, mengatakan bahwa konsumen yang datang ke tokonya kini lebih banyak memilih komponen di luar suku cadang asli.
"Kalau ekonomi sekarang sih banyakan non ori. Sampai mobil baru pun sekarang kan begitu. Misalnya, kampas rem Avanza kalau genuine parts itu Rp 250 ribuan, kalau yang non ori bisa di bawah itu lah sekitar Rp 100 ribuan," ujarnya kepada kumparan saat ditemui di Pasar Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (27/8).
Selisih harga itu membuat komponen tersebut menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin menekan biaya perawatan. Apalagi, pilihan produk di pasaran kini semakin beragam dengan rentang harga yang bisa disesuaikan dengan kondisi kantong konsumen.
Menurut Aki, pertimbangan harga tidak hanya berlaku untuk pemilik mobil yang biaya perawatannya terjangkau. Konsumen yang memiliki mobil dengan harga lebih tinggi pun mulai mempertimbangkan opsi non-genuine parts ketika harus melakukan pergantian.
"Paling banyak yang datang ke sini Avanza, Innova, Calya, Agya, dan Alphard. Mobil mahal seperti Camry itu juga jarang yang nyari genuine parts," ujar pria yang sudah berjualan sejak tahun 1992 itu.
Selain mobil lansiran teranyar, Aki bilang ada juga sejumlah pengguna mobil Toyota lawas seperti Starlet, Kijang Super (1986-1996), dan Kijang Kapsul (1997-2004). Sementara untuk Kijang Doyok generasi 1980-an, permintaannya sudah lebih jarang.
Ia menyebut onderdil yang paling laris merupakan barang dengan masa pakai terbatas atau fast moving seperti kampas kopling dan laher roda. Komponen tersebut umumnya diganti mengikuti kondisi dan usia pemakaian kendaraan.
"Mobil Toyota tua itu paling Starlet datang. Kalau model lawas ke sini cari spare part misalnya nggak ada, bisa kami carikan ke kawan, seperti Great Corolla itu kan masih banyak yang pakai ya," tambahnya.
Selain melayani konsumen yang datang langsung, Kiki Motor justru lebih banyak menerima pesanan dari bengkel. Sebagian bengkel berasal dari wilayah sekitar Palmerah, sementara permintaan dari daerah yang lebih jauh biasanya dikirim menggunakan jasa ekspedisi.
