Velg Mobil Retak Bisa Diperbaiki Mulai Rp 100 Ribuan, Tapi Ketahui Ketentuannya

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi velg mobil retak. Foto: Dok. News Cision
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi velg mobil retak. Foto: Dok. News Cision

Retak pada velg mobil kerap luput dari perhatian pemiliknya lantaran posisinya tersembunyi di balik ban. Kerusakan tersebut umumnya baru ketahuan saat ban dilepas dari velg. Pemicunya berasal dari mobil ketika melewati jalan berlubang sampai tutup saluran air yang bersudut tajam.

Diwan, pemilik bengkel reparasi velg Eurovolution, menuturkan bahwa retak masih sebenarnya masih bisa diperbaiki. Hanya saja kekuatannya menurun dari kondisi normal, sekitar 70 persen.

“Retak sih yang biasanya banyak datang ke sini, itu masih bisa kami perbaiki, tapi velg-nya jadi makin lemah saja. Berkurang 30 persen dari kekuatan aslinya. Retak paling bahaya kalo jenisnya spoke, kena di bagian batang nggak bisa dibenerin. Retak di bagian badan luar atau dalem sama di bibir velg masih bisa," kata dia kepada kumparan saat ditemui di Condet, Jakarta Timur, Kamis (10/9).

Proses press velg mobil di bengkel Eurovolution, Condet, Jakarta Timur. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Diwan bilang, penanganan velg retak dilakukan dengan las aluminium. Bekas lasnya kemudian dirapikan, lalu permukaannya dicat ulang atau dipoles menyesuaikan kondisi awal velg.

Menurutnya, tidak semua jenis keretakan bisa diperbaiki. Velg yang sudah terbelah dua atau lepas dari hub-nya masuk daftar pekerjaan yang ditolak. Kerusakan semacam itu umumnya berasal dari mobil yang mengalami kecelakaan.

“Proses las pakai teknik babet. Velg retak 1-2 cm masih aman dibenerin pakai las dan dipakai harian, asal tekanan angin dijaga, jangan dibiarkan lama, minimal seminggu sekali dicek," lanjutnya.

Adapun, kejadian retak terparah yang pernah ditangani Diwan mencapai sekitar 20 titik dalam satu velg. Velg tersebut berasal dari konsumen pemilik Honda Accord dengan ukuran ring 20 serta profil ban 30.

Proses balancing velg mobil di bengkel Eurovolution, Condet, Jakarta Timur. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Kondisi tersebut terbentuk dari perbaikan yang berulang kali dilakukan pada velg yang sama. Diwan akhirnya menyarankan pemiliknya membeli velg baru.

“Pemiliknya memaksakan pakai, retak lagi, dilas lagi, sampai akhirnya velg-nya menyerah. Saya bilang sudah, ganti saja, kasihan velgnya, sudah remuk. Sebenarnya masih bisa diperbaiki, cuma capek kalau harus begitu terus,” sambung Diwan.

Biaya las untuk velg retak dihitung berdasarkan panjang kerusakan, yakni Rp 100 ribu per sentimeter. Tarif tersebut berlaku sama untuk seluruh ukuran velg, dari ring 16 sampai ring 20.

Ilustrasi ragam velg mobil. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Angka itu berpotensi membengkak saat velg membutuhkan penanganan tambahan seperti press dan pengecatan ulang. Diwan selalu menyampaikan rincian harga ke konsumen sebelum pekerjaan dimulai.

“Yang sulit dilas itu velg berbahan forged. Velg mahal yang harga barunya sekitar Rp 100 juta sampai Rp 200 juta. Bahan forged dan magnesium memang susah. Terus velg kaleng besi juga beda penanganannya, karena materialnya besi, pengelasannya bukan las aluminium, tapi las besi,” jelasnya.

Diwan mengatakan, banyak konsumen memilih reparasi sebagai alternatif karena harga velg baru bisa mencapai Rp 7-8 jutaan. Sementara itu, biaya reparasi umumnya berkisar Rp 1 jutaan, tergantung tingkat kerusakannya.