Konten dari Pengguna

Speech Delay pada Anak di Era Covid-19

Alya Azzahra Jaya

Alya Azzahra Jaya

Mahasiswi Jurusan Psikologi Universitas Pembangunan Jaya

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Alya Azzahra Jaya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Speech delay tuh apa sih?

Sumber: iStockphoto
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: iStockphoto

Jadi speech delay adalah kondisi keterlambatan kemampuan bicara dan bahasa yang tidak sesuai dengan usia anak. Pada kondisi ini membuat anak tidak mampu menyampaikan pemikirannya akibat keterbatasan bahasa dan pemahaman yang dimiliki.

Bagaimana sih tanda anak mengalami speech delay?

Sumber: iStockphoto

Menurut Early Support Children, Young People and Families terdapat beberapa tanda anak mengalami speech delay yaitu:

1. Tidak merespon terhadap suara.

2. Mengalami kemunduran dalam perkembangan.

3. Kesulitan dalam menerima arahan.

4. Mengeluarkan kata tidak pada umumnya.

5. Berbicara lebih lambat.

6. Kesulitan bersosialisasi dan kesulitan dalam belajar mengeja.

Kenapa sih banyak terjadi kasus speech delay pada era Covid-19?

Sumber: iStockphoto

Karena pada masa ini, segala aktivitas baik dari orangtua ataupun anak-anak dilaksanakan di rumah, mulai dari bekerja, sekolah, hingga bermain. Maka hal ini lah yang menyebabkan tingginya penggunaan gadget baik pada orangtua ataupun anak-anak. Terdapat peneliti yang menunjukan bahwa penggunaan gadget di era Covid-19 menimbulkan dampak negative terhadap perkembangan bahasa dan sosial anak pada usia 5-6 tahun (Rihlah et al., 2021).

Kira-kira faktor apa saja yang dapat mempengaruhi speech delay di era Covid-19?

Sumber: iStockphoto

Nah banyak sekali ternyata faktor yang mempengaruhi speech delay pada anak di era Covid-19 salah satu faktor yang mempengaruhi speech delay pada anak itu sendiri adalah interaksi sosial yang sedikit, pengurangan perambatan ucapan saat memakai masker, penundaan perawatan karena covid-19, penggunaan media elektronik seperti gadget, tablet, dan televisi yang tidak diatur dengan baik juga dapat mempengaruhi perkembangan bahasa anak (Oktariani, 2022).

Setelah mengetahui faktor-faktor yang dapat membuat sang anak mengalami speech delay, yuk mulai sekarang kita mulai perhatikan dengan ekstra sang anak yaa.