Bebakti dengan Kirim Pahala Sedekah untuk Orang Tua

Aman Palestin adalah lembaga kemanusiaan global yang bertujuan membantu yatim & dhuafa di Palestina, Suriah, Yaman, Rohingya, Malaysia dan Indonesia.
Tulisan dari Aman Palestin tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menunjukkan balas budi kepada orang tua yang telah membesarkan kita merupakan sebuah kewajiban bagi seorang anak. Karena tanpanya, tak ada seorang anak manusia yang terlahir di dunia ini. Maka sudah sepantasnya kita menunjukkan bakti terhadap mereka yang telah membesarkan dan mendidik kita hingga dewasa.
Dan ada berbagai macam cara yang dapat dilakukan untuk berbakti kepada orang tua. Salah satunya dengan bersedekah dengan mengatas namakan pahalanya untuk orang tua kita yang masih hidup maupun yang telah wafat. Ada sebuah kisah yang diceritakan dalam sebuah hadits. Seorang pemuda datang ke hadapan Syeikh Ibnu Utsaimin untuk bertanya tentang apakah ia boleh bersedekah dengan mengatasnamakan ayah atau ibunya yang sudah lama meninggal dunia. Selain itu, pemuda tersebut juga menanyakan apakah boleh pahala dari sedekah tersebut akan sampai kepada ayah dan ibunya.
Kemudian Syeikh Ibnu Utsaimin pun menjawab "Boleh, seseorang boleh bersedekah mengatasnamakan ayah atau ibunya yang telah meninggal dunia dan pahalanya akan sampai kepada orang yang diatasnamakan."
Dalilnya adalah hadits yang disebutkan didalam shahih Al-Bukhari, bahwa suatu ketika datanglah seorang pemuda kehadapan Rasulullah SAW kemudian ia mengatakan
"Ibuku telah meninggal dunia, seandainya ia masih hidup mungkin ia akan mengatakan bahwa ia akan menyedekahkan Seluruh Hartanya di Jalan Allah. Wahai Rasulullah SAW bolehkah aku bersedekah atas namanya?" Kemudian Rasulullah SAW pun menjawab "Boleh" (H.R. Al-Bukhari dalam al-Jana'iz 1388 dan Muslim dalam al-Washiyah 1004).
Jelaslah sudah, tak ada masalah jika seseorang melakukan suatu amal sholeh dengan niat atas nama ayahnya atau ibunya yang sudah meninggal. Sehingga seorang anak pun dapat terus mengirimkan kado terindah untuk kedua orang tuanya yang masih hidup ataupun sudah wafat.
Disebutkan juga dalam hadits lain, namun dengan makna yang tersirat. Rasulullah SAW bersabda:
"Jika seorang manusia meninggal, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga perkara. Yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, serta anak yang sholeh yang selalu mendo'akan orang tuanya" (HR. Muslim)
Silahkan sedekah, infaq ataupun wakaf sesering mungkin hingga amalan ini menjadi kebiasaan kita. Agar kebaikan bukan hanya kita dapatkan di dunia, namun juga akan kita tuai di alam akhirat. Yuk, sedekah untuk Wakaf Masjid Syekh Ajlin di Gaza klik disini.
Wallahu a'lam.
