Konten dari Pengguna

"Hidden Gem" Makanan warisan 1990, Rengginang Singkong "Aris" ala Bu Warpuah

amandafiryalkarima

amandafiryalkarima

Seorang Mahasiswi Akuntansi angkatan 2020 Universitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari amandafiryalkarima tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi Pribadi Tim KKN-T Pekalongan Universitas Diponegoro 2023
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Pribadi Tim KKN-T Pekalongan Universitas Diponegoro 2023

PEKALONGAN, 25 November 2023 - Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro (UNDIP) Pekalongan 2023 berhasil menemukan sebuah permata tersembunyi yang sangat memukau hati di Desa Tanjung Kulon, Kabupaten Pekalongan, selama mereka tengah melaksanakan kegiatan pendataan terkait Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa tersebut. Temuan istimewa ini tidak lain adalah Rengginang Singkong "Aris," yang merupakan karya unik dan khas dari Bu Warpuah, seorang wanita tangguh yang telah memulai perjalanan berwirausaha ini sejak tahun 1990.

Gambar 1. Foto Produk Rengginang Singkong "Aris" buatan Bu Warpuah - Dokumentasi Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Gambar 1. Foto Produk Rengginang Singkong "Aris" buatan Bu Warpuah - Dokumentasi Pribadi

Bu Warpuah, seorang wanita yang memiliki usaha Rengginang Singkong "Aris," menetapkan akarnya di RT.05 RW.01 Desa Tanjungkulon, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. Perjalanan kuliner yang mengesankan ini dimulainya setelah aktif mengikuti kegiatan PKK pada tahun 1990. Menunjukkan keahlian yang unggul dan tingkat dedikasi yang tinggi, Bu Warpuah tidak hanya menjalani proses kulinernya sebagai rutinitas bisnis, melainkan sebagai panggilan hati untuk menciptakan sebuah resep legendaris yang kemudian menjadikan Rengginang Singkong "Aris" sebagai camilan favorit yang dicintai oleh banyak orang.

Gambar 2. Foto proses pembuatan Rengginang Singkong "Aris" yang sedang dilakukan oleh anak Bu Warpuah, yang bernama Aris - Dokumentasi Pribadi

Tiap minggu, Bu Warpuah tidak hanya sekadar terlibat dalam proses produksi Rengginang Singkong "Aris"; sebaliknya, ia secara penuh mengabdikan diri pada setiap tahapan dengan tingkat ketelitian yang luar biasa. Dari langkah awal dalam menggiling singkong hingga merendamnya dalam bumbu rahasia yang membuatnya begitu istimewa, serta proses memeras dan membentuk bulat yang dijalani dengan penuh perhatian, semuanya merupakan manifestasi dari dedikasinya untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi. Produksi ini tidak hanya terbatas pada satu kali seminggu; sebaliknya, dilakukan dengan ritme yang konsisten dua kali dalam seminggu, menghasilkan bukan hanya produk yang dinikmati oleh masyarakat sekitar, tetapi juga omset yang mengesankan sebesar 150.000 rupiah dari penjualan 50 bungkus rengginang setiap periode produksi. Setiap bungkus plastik tersebut diisi dengan 20 biji rengginang berdiameter 5 cm, memberikan pelanggan pengalaman yang memuaskan dan melimpah dengan kelezatan khas Rengginang Singkong "Aris.

Rengginang Singkong "Aris," ciptaan Bu Warpuah, menghadirkan lebih dari sekadar pengalaman camilan biasa, karena kelezatan renyahnya yang luar biasa tidak hanya menjadi saksi dari keahlian dan ketelitian Bu Warpuah dalam setiap tahap produksinya, tetapi juga menandai eksistensinya yang telah melampaui batas sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar. Produk ini, dengan segala keunikan dan keistimewaannya, telah meresap ke dalam jaringan sosial lokal, menjadikannya sebuah 'Hidden Gem' yang tidak hanya patut dicari, tetapi juga dinikmati oleh setiap individu yang beruntung mencicipinya.

Gambar 3. Foto Mahasiswa peserta KKN-T Pekalongan Undip 2023 (kiri ke kanan : Vika dan Amanda) beserta Ibu Warpuah (tengah) - Dokumentasi Pribadi

Rengginang Singkong “Aris” bukan sekadar camilan, tapi bagian dari warisan kuliner yang lezat dan legendaris. Produk ini harus ditemukan oleh banyak orang karena keunikan rasa dan kualitasnya yang tak tertandingi. Setiap gigitan membawa cita rasa autentik yang mencerminkan dedikasi dan keterampilan Bu Warpuah. Sebuah permata tersembunyi yang tidak boleh dilewatkan bagi pencinta kuliner yang menghargai keindahan rasa tradisional. Jika Anda berminat, Anda bisa langsung mendatangi kediaman Bu Warpuah, yang lokasinya dapat ditanyakan pada warga desa setempat.