Banjir yang Rendam 4 Kelurahan di Tapteng Surut, 201 Warga Masih Mengungsi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi usai banjir di Tapanuli Tengah, Selasa (4/8/2026). Foto: BPBD Tapteng
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi usai banjir di Tapanuli Tengah, Selasa (4/8/2026). Foto: BPBD Tapteng

Banjir kembali melanda daerah Tapanuli Tengah (Tapteng), pada Senin (3/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Akibatnya, empat kelurahan di Tapanuli Tengah mengalami banjir.

Sekretaris BPBD Tapanuli Tengah, Tanti Harahap, mengatakan bahwa banjir tersebut diakibatkan hujan deras yang mengguyur dan tanggul sungai jebol.

"Hujan deras mengakibatkan tanggul jebol lagi dan air sudah memasuki permukiman warga," kata Tanti dalam keterangannya, Selasa (4/8).

Kondisi usai banjir di Tapanuli Tengah, Selasa (4/8/2026). Foto: BPBD Tapteng

4 Kelurahan yang mengalami banjir di antaranya yaitu:

  1. Kelurahan Sipange, di Kecamatan Tukka.

  2. Kelurahan Hutanabolon, di Kecamatan Tukka.

  3. Lingkungan IV Pasar Tukka, Kelurahan Pasar Tukka, di Kecamatan Tukka.

  4. Kelurahan Sopian, di Kecamatan Badiri.

Tanti menuturkan, pada Selasa (4/8) sekitar pukul 11.35 WIB, banjir sudah surut dan masyarakat sudah kembali beraktivitas normal.

Namun, sebanyak 201 warga masih mengungsi, terdiri dari 175 orang dewasa, 10 bayi, lansia 9 orang dan balita 7. Saat ini masih berada di tempat tenda pengungsian.

"Sudah dalam kondisi normal serta arus lalu lintas sudah kembali lancar," pungkas Tanti.