Dua Mahasiswi Tewas Jadi Korban Tabrak Lari di Toba

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tabrak lari. Foto: Jan H Andersen/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tabrak lari. Foto: Jan H Andersen/Shutterstock

Dua mahasiswi bernama Ruth Aprina Bintang (18) dan Lia Franika Sitorus (26) yang mengendarai sepeda motor berboncengan tewas ditabrak mobil di Desa Gasaribu, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada Kamis (17/9) malam.

Dua mahasiswi tersebut awalnya diduga bersenggolan dengan sebuah mobil. Kemudian, keduanya ditabrak mobil lain yang setelah kejadian melarikan diri.

Kasat Lantas Polres Toba, Iptu Elon Sitinjak, membenarkan bahwa dua mahasiswi tersebut merupakan korban tabrak lari.

"Benar ada tabrak lari antara mobil dengan sepeda motor, dua korban meninggal dunia," kata Elon dalam keterangannya, Sabtu (19/9).

Elon menuturkan, sepeda motor Honda Beat berpelat BK 5742 AMD yang dikendarai kedua mahasiswi tersebut datang dari arah Medan menuju Tarutung.

Beberapa saat kemudian, sepeda motor kedua mahasiswi tersebut diduga bersenggolan dengan mobil hingga keduanya terpental.

Identitas mobil maupun pengemudinya belum diketahui. Pengemudi mobil tersebut kemudian melarikan diri dan meninggalkan lokasi kejadian.

Kedua mahasiswi tersebut kemudian jatuh dan ditabrak mobil lain yang berada di belakangnya hingga menyebabkan keduanya terseret sejauh 100 meter.

"Ditabrak oleh mobil (lain) yang identitas kendaraan dan pengemudinya tidak diketahui. Setelah kejadian, meninggalkan lokasi. Akibat kecelakaan tersebut, Ruth Aprina terseret sejauh 100 meter dan mengalami luka robek di kepala, patah kedua tangan dan meninggal dunia di lokasi," ujar Elon.

Sementara itu, Lia Franika mengalami luka robek di kepala dan dibawa ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Elon menuturkan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengambil keterangan saksi, dan mengejar kedua mobil tersebut.

"Kami masih mengidentifikasi dan memburu pengemudi mobil yang melarikan diri usai terlibat kecelakaan," pungkas Elon.