kumparan
19 Juli 2018 17:01

Australia Buka Kesempatan Bagi Tenaga Kerja Asal Ambon

Ambon,- Lapangan kerja untuk tenaga kerja asal Ambon sangat terbuka luas di Australia. Hal ini diiniaiasi melalui hubungan kerjasama yang telah ditandatangani oleh Pemerintah Kota Ambon dengan Vocational Education, Training, and Employment Australia (Vetea) di Adelaide, Australia, akhir November 2017 lalu. Direktur Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Sydney, Sri Moertiningroem mengatakan, peluang bagi tenaga kerja asal Ambon untuk bekerja pada sejumlah lapangan kerja yang masih membutuhkan tenaga kerja di Australia.
ADVERTISEMENT
Untuk meningkatkan keterampilan kerja, Vetea akan memberikan pelatihan selama enam bulan. Vetea merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan dan pelatihan vokasi dan penempatan tenaga kerja, yang siap membawa standar pendidikan vokasi Australia di Ambon. ”Vetea akan memberikan pelatihan selama enam bulan di Ambon kepada para tenaga kerja yang lolos seleksi khususnya yang akan menempati lapangan kerja asisten nurse dan hospitality,” ” ujar Moertiningroem, Kamis (19/7). Pelatihan yang akan berlangsung selama enam bulan itu terkait teknis bekerja di Australia, karena para tenaga kerja yang akan ditempatkan di negara itu diharapkan telah memiliki pengalaman kerja selama tiga tahun di bidang asisten nurse dan hospitality.
ADVERTISEMENT
Selain itu, tenaga kerja juga diharuskan memiliki kemampuan berbahasa Inggris sesuai IELTS 4.5. Setelah pelatihan, Vetea akan mengurus visa kerja di Australia termasuk penempatan kerja bagi mereka yang lolos seleksi.
“Setelah itu, para tenaga kerja diharapkan kembali ke Ambon dan mengembangkan wirausaha di Ambon,” tuturnya. Sementara itu, Wakil Waikota Ambon, Syarif Hadler mengharapkan dukungan dari IIPC Sydney agar program kerjasama penempatan tenaga kerja asal Ambon di Australia dapat terlaksana dengan baik. Pihaknya juga akan menyeleksi tenaga kerja serta memperhatikan sejumlah kriteria khusus yang disyaratkan dalam penempatan tenaga kerja luar negeri, terutama terkait pengalaman kerja dan kesehatan calon pekerja. “Semua kritreria yang diutamakan itu tentu akan menjadi perhatian pemerintah Kota Ambon, agar kemudian tenaga kerja asal Ambon yang disiapkan itu benar-benar berkualitas,” tutur Syarif.
ADVERTISEMENT
(AHS)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan