Konten Media Partner

Musim Durian di Ambon, Pedagang Kebanjiran Rezeki

Ambonnesia

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Musim Durian di Ambon, Pedagang Kebanjiran Rezeki
zoom-in-whitePerbesar

Ambon,- Musim durian tengah melanda Kota Ambon. Petani durian di beberapa wilayah Maluku, khususnya Pulau Ambon, Seram, dan Lease, kebanjiran rezeki. Momen ini pun menjadi berkah bagi para pedagang musiman yang berjualan saat musim durian tiba.

Rusdi, salah satu pedagang musiman di Kebun Cengkeh, mengaku durian dagangannya berasal dari desa Tehua dan Yaputi. Modal yang ia keluarkan Rp 2 juta. Dengan modal tersebut, ia membeli sebanyak 700 buah durian.

Setengah dari modalnya itu ia pakai untuk biaya transportasi dari Pulau Seram menuju kota Ambon. "Paling kecil, dua juta untuk membawa satu truk durian dari pulau seram Sampai di kota Ambon," tutur Rusdi.

Harga durian per buah ia jual di kisaran Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu. Namun, karena musim panen kali ini melimpah, menurutnya harga durian mengalami penurunan. Meski begitu setiap hari omzet dagangannya mencapai jutaan rupiah.

Cerita Anto Uwas (78) pedagang durian di Kawasan Pantai losari berbeda lagi. Ia mengaku bisa meraup omzet Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu per hari.

"Keuntungan tahun ini lebih bagus dari pada tahun kemarin," ujarnya, Senin (2/4).

Sebelum dibawa ke Pantai Losari dia mengaku hanya mengeluarkan modal transportasi dan membayar buruh pikul sebesar Rp 75 ribu untuk membawa durian dari gunung ke kampung.

"Seorang buruh pikul kita hargai dengan upah Rp 75 ribu dari gunung ke kampung," katanya yang telah berjualan 20 tahun di Kawasan itu.

Reporter: Yusuf