Cerita Budi Taklukkan Puncak Jaya, Gunung Tertinggi di Indonesia

Ambon,- Seorang pendaki asal Maluku, Budi Herman, berhasil mencapai puncak Gunung Puncak Jaya atau Carstensz Pyramid yang memiliki ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut pada 30 Juni 2018.
Budi merupakan orang ketiga dari Maluku dan Perhimpunan Kanal Ambon yang herhasil mencapai puncak tertinggi di Indonesia itu.
"Saya berhasil mencapai puncak Carstensz dengan lima pendaki asal Malaysia. Saya terharu karena masih merasa bermimpi berada di titik tertinggi Indonesia," kata Budi saat dihubungi Ambonnesia.com, Jumat (6/7).
Pendakian puncak tertinggi di Indonesia ini bukan sesuatu yang mudah. Butuh persiapan perlengkapan dan fisik yang baik. Sebab suhu di Puncak Jaya sangat dingin dan cuacanya ekstrim.
Selain itu, dirinya harus mempersiapkan peralatan khusus untuk mendaki puncak ini, seperti alat panjat tebing karena untuk mencapai puncak harus menyeberangi jembatan tyrolean.
"Persiapan khusus pastinya ada karena Gunung Carstensz menggunakan alat panjat tebing. Selain menyiapkan perlengkapan pribadi dari kepala hingga kaki, ada pun perlengkapan tidur serta perlengkapan panjat tebing," ungkap Budi.
"Selain perlengkapan juga persiapan belajar teknik penggunaan alat panjat, persiapan fisik berupa joging, dan berenang juga saya lakukan."
Ia menceritakan, cuaca dingin dan tekanan oksigen yang menipis merupakan kendala terberat yang selalu dihadapi para pendaki ketika berada di puncak Gunung Puncak Jaya. Hal tersebut membuat pergerakan untuk mendaki sedikit lambat.
"Cuaca dingin dan tekanan oksigen yang tipis merupakan kendala. Melakukan aktifitas kita sudah capek, namun saat sampai di basecamp kita harus tetap bergerak untuk aklimatisasi," ujarnya.
Ia mengaku kalau puncak tertinggi di Indonesia ini merupakan mimpinya dari dulu. Sehingga dari mimpi tersebut dirinya berusaha untuk menggapai mimpi tersebut.
"Puncak Carstensz merupakan mimpi saya dan beberapa teman seorganisasi di Perhimpunan Kanal Ambon. Namun kita diajarkan untuk meraut mimpi itu menjadi sebuah planing. Memang sangat susah dan memakan waktu cukup panjang, tapi berkat usaha dan doa pasti bisa terwujud," katanya.
Ia berharap para pegiat pendakian gunung di Maluku semakin berkembang dan dapat mengharumkan nama Maluku di antara para pendaki Indonesia.
(LAN)
