kumparan
15 Jul 2019 19:59 WIB

Hasil Uji Laboratorium, Ikan di Pasar Arumbai Tercemar E-Coli

Sejumlah ikan yang dijual di Pasar Arumbai, Mardika Ambon (Foto: Doc.ambonnesia)
Ambonnesia.com-Ambon,-Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Ambon, Ashari Syarif mengatakan, ikan di Pasar Arumbai, Mardika, Kota Ambon tercemar bakteri Escherichia coli (E-coli).
ADVERTISEMENT
Menurut dia, hasil uji laboratorium menunjukkan pencemaran bakteri E-coli sudah melebihi ambang batas. Beberapa sampel air laut juga ditemukan kandungan mikroorganisme.
"Dari hasil uji lab memang ada temuan dari air laut yang diambil, dan memang ada kandungan itu," katanya, Senin (15/7).
"Dari temuan itu positif, cuma kita tidak menghitung secara kuantitatif. E-coli sudah kita temukan dengan jumlah yang tidak memungkinkan," ungkapnya.
Pihaknya sudah melaporkan hasil uji laboratorium kepada Pemerintah Kota Ambon untuk ditindaklanjuti. Hal ini dilakukan untuk menjaga mutu ikan yang dikonsumsi oleh masyarakat masuk dalam kategori sehat dan aman.
"Kita sudah memberi masukan untuk pemerintah kota agar menyiapkan air bersih untuk melakukan penyiraman, dan jangan menggunakan air laut di pasar tersebut,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
Tak hanya air bersih, Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Ambon juga merekomendasikan agar tidak boleh ada toilet gantung di kawasan pasar ikan itu.
Di sisi lain, sebelum dikonsumsi masyarakat diminta mencuci ikan hingga bersih dan dimasak dengan suhu diatas 70 dejarat celcius untuk membunuh bakteri.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Ambon mulai menertibkan sejumlah toilet gantung di Pasar Arumbai Mardika, pada Kamis (27/6) lalu.
Penertiban dilakukan, menyusul adanya temuan air laut di pasar tersebut terkontaminasi bakteri E-coli yang berasal dari limbah tinja. (Mona)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan