Konten Media Partner

Hilal Tak Terlihat, di Maluku Warga Diminta Tunggu Putusan Isbat

Ambonnesia

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hilal Tak Terlihat, di Maluku Warga Diminta Tunggu Putusan Isbat
zoom-in-whitePerbesar

Ambon,- Kementerian Agama (Kemenag) wilayah Maluku, melakukan rukyatul hilal atau melihat bulan untuk penetapan awal Ramadhan 1439 Hijriah di lantai atas Masjid Cakmar Marussalam Negeri Wakasihu Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (15/5).

Rukyatul hilal dilaksanakan di waktu petang, menjelang matahari terbenam bertepatan dengan 29 Syaban 1439 Hijriah. Hadir dalam pantauan tersebut, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil Maluku) Fesal Musaad, Kepala Seksi Data dan Informasi Statiun Geofisika Karang Panjang Ambon Andi Azhar Rusdin, serta Pimpinan Ormas Islam, MUI Maluku, Muhammadiyah Maluku, serta anggota TNI/Polri, bersama tokoh agama maupun masyarakat.

Kepada wartawan usai memantau hilal, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Maluku, Fesal Musaad mengatakan, proses rukyatul hilal telah dimulai sekitar pukul 16.00 WIT dengan menggunakan teropong atau teodolit untuk melihat posisi bulan.

Setelah melakukan rukyatul hilal, hasil pengamatan akan dilaporkan ke Jakarta menjadi rujukan dalam sidang isbat penetapan awal Ramadhan.

"Tim rukyatul hilal berasal dari hakim pengadilan agama, BMKG, MUI, serta ormas Islam," kata Fesal.

Meskipun tidak terlihat hillal lantaran tertutup awan, Fesal mengimbau agar masyarakat dapat menunggu keputusan pemerintah dalam melaksanakan awal Ramadhan yang akan diumumkan nanti oleh kementerian Agama RI.

Menyinggung soal adanya sejumlah masyarakat yang mulai menjalankan ibadah puasa Ramadhan lebih awal atau lebih lambat dari pengumuman pemerintah, Fesal menyebutkan hal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Namun, tentu pihaknya menghargai apa yang telah menjadi keputusan pihak lain yang telah lebih awal menjalankannya.

"Kami tetap mengimbau agar saling menghormati dan mencegah perpecahan di kalangan umat," imbaunya.

Sementara itu, berdasarkan hasil pantauan hillal menurut laporan BMKG yang disampaikan Fesal, waktu terbenam matahari pada pukul 18.17 WIT dan bulan pukul 18.17 WIT Azimuth masih dibawah minus 1 derajat dengan ketinggian hillal juga dibawa 1 derajat, dengan demikian tinggal hanya menunggu sidang isbat yang nantinya akan disampaikan Menteri Agama.

( Nayla )