Pencarian populer
PUBLISHER STORY

Murad Ismail Berjanji Akan Hapus Status Daerah Tertinggal di Maluku

Gubernur Maluku terpilih, Murad Ismail saat melakukan konsolidasi politik di Kabupaten Seram Bagian Barat Rabu (27/3) (Foto: ambonnesia)

Ambonnesia.com-Ambon,-Ada delapan kabupaten di Maluku yang masuk dalam kategori daerah tertinggal versi pemerintah pusat. Gubernur Maluku terpilih, Murad Ismail akan bekerja keras menghapus status daerah tertinggal itu.

Daerah tertinggal ini tertuang dalam Peraturan Presiden (perpres) Nomor 131/2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015–2019. Perpres itu ditandatangani Presiden Joko Widodo pada Maret 2015 lalu.

Delapan daerah tertinggal di Maluku yakni, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Buru, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) serta Kabupaten Buru Selatan.

Usai dilantik Murad memastikan bakal bekerja keras bersama pemangku kepentingan lainnya untuk membangun Maluku. Ia akan menaikkan status beberapa kabupaten tertinggal menjadi daerah maju.

"Setelah saya dilantik, tidak ada lagi istilah kabupaten tertinggal. Jangan sampai dikatakan kabupaten penyumbang kemiskinan. Ini tidak boleh lagi terjadi," kata Murad Rabu (27/3).

Tetapi ia sadar, membangun Maluku tidak bisa lewat seorang gubernur atau wakil gubernur. Perlu komunikasi, koordinasi dan kolaborasi bersama antara pemerintah provinsi, kabupaten serta jajaran TNI-Polri.

Untuk itu, Murad juga akan menggelar pertemuan bulanan dengan seluruh kepala daerah 11 kabupaten/kota di Maluku. Menurut dia, selama ini koordinasi itu kurang diperhatikan sehingga menyebabkan pembangunan berjalan lambat.

“Selama saya jadi Kapolda Maluku tidak pernah diminta oleh gubernur untuk rapat bersama, bahas persoalan daerah ini. Sehingga tidak tahu mau bawah kemana Maluku ini. Untuk itu, ketika saya dilantik nanti akan melakukan koordinasi dengan Kapolda dan Pangdam, termasuk bupati walikota sebulan sekali untuk bicarakan apa yang menjadi kebutuhan utama di daerah," jelas Murad.

Persoalan keamanan juga menjadi perhatiannya. Kata dia investor akan datang ke Maluku jika daerah ini aman dari segala gangguan.

"Satu daerah atau negara jika tidak aman, maka tidak ada investor yang masuk. Sehingga perlu dilihat karena tugas kepala daerah adalah bagaimana mengentaskan masalah kemiskikan dan mensejahterakan masyarakat. Kemudian jaga SDA agar bisa dinikmati oleh generasi kita kedepan," tuturnya. (Amar)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.41