Konten Media Partner

Porto Menang, Banda Protes

Ambonnesia

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Salah satu peserta Arumbae Manggurebe protes panitia atas penetapan pemenang.  (Foto: Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu peserta Arumbae Manggurebe protes panitia atas penetapan pemenang. (Foto: Istimewa)

Ambonnesia.com-Ambon,-Perlombaan Arumbae Manggurebe pada Pesta Teluk Ambon tahun 2019 berakhir ricuh. Ini terjadi setelah panitia menetapkan Porto sebagai menang.

Berdasarkan hasil keputusan panitia, tim Belang Porto juara I dengan dengan catatan waktu 52.31.52 detik, Belang Banda juara II dengan catatan waktu 52.33.00 detik, dan juara III diraih Belang Negeri Haria dengan catatan waktu 53.02.93 detik.

Namun, puluhan warga Banda yang berada di Markas Lantamal Ambon, garis finish, langsung protes. Menurut mereka, panitia curang karena Belang Banda yang masuk finish lebih awal.

Untuk itu masyarakat Banda meminta para juri dan panitia Arumbae Manggurebe memutar kembali video untuk meyakinkan masyarakat Banda.

"Untuk meyakinkan kami minta putar video kembali," ujar Raja Tana Rata, Kecamatan Banda, Fitra di Markas Lantamal XI Ambon, Selasa, (20/8).

Dari hasil video tim belang Banda masuk lebih awal sampai di garis finish. Warga Banda juga meminta bukti viode dari panitia, baik yang diambil dari darat, laut maupun udara atau menggunakan drone.

Panitia berasalan, drone yang dipakai rusak. Akhirnya, panitia berkeras menetapkan belang Porto sebagai pemenang.

“Karena tidak bisa dibuktikan dengan video drone, maka ini sudah tidak adil," kesalnya.

Fitra memastikan, tim belang banda tidak lagi berpatisipasi dalam event tahunan pemerintah Kota Ambon itu. Warga Banda, merasa tidak dihargai. "Kedepan kita tidak ikut parsitipasi lagi," tegasnya.

Warga Banda lainnya, Sabar Ramelan meminta keputusan panitia dan juru dianulir karena tidak sesuai fakta. "Dari video yang diputar ulang, panitia tidak dapat membuktikan Porto yang menang," kata Sabar. (Mona)