Buah Manis Kerja Keras dan Kesabaran Benzema serta Jawaban untuk Yudha Febrian

Dosen Psikologi, Universitas Negeri Padang
Konten dari Pengguna
19 Mei 2021 21:54
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Amin Akbar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Buah Manis Kerja Keras dan Kesabaran Benzema serta Jawaban untuk Yudha Febrian (13747)
zoom-in-whitePerbesar
Karim Benzema berjersi Timnas Prancis. Foto: Getty Images

Kembalinya Benzema ke Timnas Prancis Seakan Menjadi Jawaban Untuk Yudha Febrian

ADVERTISEMENT
Bermain untuk sebuah klub sepak bola besar adalah cita-cita setiap anak laki-laki yang bermain sepak bola, namun membela sebuah negara adalah mimpi setiap anak di dunia. Begitupun yang dirasakan oleh seorang Karim Benzema, pria berkebangsaan Prancis ini mendapatkan kejutan besar ketika namanya kembali masuk dalam skuad Prancis untuk bertarung di pergelaran Euro 2021.
ADVERTISEMENT
Sebuah panggilan membela negara yang sudah ia tunggu hampir enam tahun belakangan ini, seperti kita ketahui kasus non teknis atau berada di luar lapangan yang menimpa Benzema dan rekan satu timnya Valbuena membuat federasi sepak bola prancis mencoret Namanya dari daftar pemain langganan timnas.
Kembalinya KB9 membela negaranya menjadi buah manis dari kerja keras, pembuktian kualitas dan kesabaran yang ia miliki selama ini. Meskipun menyumbang banyak trophy untuk Real Madrid. Kembalinya Benzema ke Timnas Prancis seakan menjadi jawaban untuk punggawa Timnas Indonesia dan juga mantan pemain Barito Putera Yudha Febrian yang baru-baru ini juga tersandung kasus di luar lapangan.
Buah Manis Kerja Keras dan Kesabaran Benzema serta Jawaban untuk Yudha Febrian (13748)
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Timnas U-19, Yudha Febrian. Foto: Instagram @febrian13yudhaa
Pada dasarnya esensi kasus yang dialami oleh Yudha dan Benzema relatif sama yaitu attitude atau permasalahan yang di luar lapangan namun penting untuk diperhatikan.
ADVERTISEMENT
Butuh waktu bagi Yudha Febrian untuk membuktikan dan mendapatkan kembali posisi di hati pelatih maupun pengurus federasi untuk kembali bersinar dan berseragam Timnas Indonesia.
Layaknya Benzema, butuh kerja keras untuk membuktikan kemampuan yang dimiliki. Mungkin tidak mudah dan akan lebih berat dari yang biasanya tapi selalu mungkin dan ada kesempatan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020