Mahasiswi Semester 5 Merintis Usaha Kuliner Roti Kupang di Tengah Pandemi

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Tulisan dari Amira Fitri HN tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Adanya pandemi covid-19 tak menyurutkan semangat Jufan, gadis kelahiran Madiun dalam berkreatifitas membuat peluang usaha. Perempuan berusia 20 tahun ini masih duduk di bangku kuliah semester 5 jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka. Pada usianya yang masih terbilang muda, Jufan sudah berani menjajal terjun di dunia wirausaha dengan membuka usaha kuliner roti Kupang (kukus & panggang).
Ide untuk membuka usaha muncul ketika kuliah offline diganti dengan kuliah daring mulai pertengahan Maret lalu, dan setelah itu ditambah libur semester yang cukup panjang. Karena rutinitas hariannya berkurang, Jufan berpikir dengan membuka usaha akan membuat hari-harinya lebih produktif dan bermanfaat walaupun sedang dilanda pandemi. “pertamanya tuh karena pandemi segala akivitas cuma bisa dikerjakan dirumah aja dan waktu itu lagi pengen makan roti kukus, akhirnya kepikiran kenapa engga buka usaha sekalian,” jelas Jufan. Jufan juga menuturkan bahwa, berbisnis adalah hal yang dia impikan sejak lama.
Tanpa adanya pengalaman di bidang bisnis kuliner, pada 4 Oktober 2020 usahanya mulai berjalan. Ia menamai usahanya roti Kupang Ameera. “ameera itu kan artinya pemimpin, selain artinya bagus, aku juga berharap usaha kecil-kecilan pertamaku ini bisa memimpin aku buat lebih belajar banyak hal dalam berbisnis sampai akhirnya usahaku berkembang menjadi makin besar lagi,” ujar Jufan.
Dia membuka lapaknya di Jalan Haji Mawi, Parung, Bogor. Kedai roti Kupang miliknya dibuka mulai pukul 13.00 WIB hingga 21.00 WIB. “Harga roti nya sih aku kasih harga terjangkau, cuma Rp 7.000 sampai Rp 10.000 saja,” jelasnya. Jufan juga menambahkan, perbedaan harga tergantung varian rasa roti yang dipilih.
Dikarenakan masih menjalani aktivitas kuliah, Jufan dibantu oleh temannya dalam menjalankan usaha ini. “siang ini aku lagi ada kuliah jadi yang nunggu kedainya temen aku, mungkin nanti malam aku baru kesana,” tutur Jufan. Ia mengaku harus pandai mengatur waktu antara jadwal kuliah semester 5 yang padat beserta tugas yang tidak sedikit dengan usaha yang saat ini tenggah ia rintis.
Jufan setiap hari melakukan promosi jualannya melalui akun sosial media pribadi miliknya, seperti Instagram dan whatsapp. Namun sekarang ia juga membuat akun Instagram khusus bernama @rotikupang_ameera untuk memposting segala hal mengenai roti kukus panggang.
Pada situasi pandemi Jufan mendaftarkan roti Kupang Ameera pada aplikasi go-food. Hal ini dilakukan Jufan agar pelanggan tetap bisa membeli dagangannya tanpa harus datang ke lapak roti miliknya. Selain itu, bisa juga dapat menambah pelanggan baru yang sebelumnya belum mengetahui dan mencoba roti Kupang Ameera.
