Konten dari Pengguna

Sorekustik “Disco in the Woods”: Merayakan Musik di Hutan FISIP UNS

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Raehanum Ardina Maharani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Poster Sorekustik KMF UNS. Source: https://www.instagram.com/kmf.uns?stkn=Z3J5eDUzYzZvb2Vr
zoom-in-whitePerbesar
Poster Sorekustik KMF UNS. Source: https://www.instagram.com/kmf.uns?stkn=Z3J5eDUzYzZvb2Vr

Senin, 7 September 2026, suasana di Hutan FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) menjadi lebih hidup karena diadakannya Sorekustik yang diselenggarakan oleh Komunitas Musik FISIP UNS (KMF UNS). Mengusung tema "Disco in the Woods", kegiatan ini menghadirkan pertunjukan musik dengan memadukan suasana alam dan musik dalam satu ruang yang santai dan penuh kebersamaan.

Pemilihan tema "Disco in the Woods" menjadi hal yang menarik dalam pelaksanaan Sorekustik kali ini. Konsep yang dipilih merupakan bagian dari hasil eksplorasi KMF UNS dalam menghadirkan tema yang berbeda dalam setiap pelaksanaan Sorekustik.

Menurut Delia Rizkia Wijaya, selaku Wakil Ketua Divisi Event Organizer Sorekustik, konsep Sorekustik sendiri cukup fleksibel karena pihaknya senang mengeksplorasi konsep-konsep baru.

"Sebenarnya konsep Sorekustik itu fleksibel karena kami suka mengeksplorasi konsep-konsep baru. Kali ini kami memilih Disco karena konsepnya menarik dan cheerful. Warna-warna yang digunakan juga gonjreng dan seru, jadi bisa lebih bikin mahasiswa baru tertarik. Selain itu, Woods dipilih karena tempat pelaksaannya di Hutan Fisip UNS," jelasnya.

Dalam mempersiapkan Sorekustik kali ini, KMF UNS memerlukan waktu sekitar satu minggu. Waktu tersebut digunakan oleh KMF UNS untuk mempersiapkan segala kebutuhan acara agar pelaksanaannya berjalan sesuai dengan konsep yang terlah dirancang.

Setelah melalui berbagai persiapan, Sorekustik menghadirkan tiga penampil dengan karakter yang berbeda-beda. Penampilan pertama dibuka oleh Surakustik yang membawakan konsep acoustic band dengan 5 lagu. Setelah penampilan dari Surakustik, berlanjut ke Don't Like That Crazy (DLTC) yang tampil dengan format full band membawakan 5 lagu. Kemudian penampilan ditutup oleh Lugas dengan membawakan 5 lagu.

Antusiame mahasiswa juga bisa dilihat dari area tribun Hutan FISIP UNS yang dipenuhi oleh penonton selama acara Sorekustik ini berlangsung. Sorekustik kali ini tidak hanya dinikmati oleh mahasiswa dari FISIP UNS, namun mahasiswa dari berbagai fakultas juga ikut menikmati penampilan dari KMF UNS. Kehadiran mahasiswa dari berbagai fakultas juga membuat suasana Sorekustik semakin ramai dan menjadi tempat berkumpul bagi mahasiswa UNS melalui musik.

Suasana Hutan Fisip. Source: Foto Pribadi KMF UNS

Berlangsung di area Hutan FISIP UNS, Sorekustik memberikan pengalaman menikmati musik dengan suasana yang lebih santai dan terbuka. Kehadiran tiga penampil yang memiliki karakter berbeda juga turut membuat rangkaian acara terasa lebih beragam dan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menikmati musik bersama.

Melalui "Disco in the Woods", Sorekustik tidak hanya menjadi ruang untuk menikmati musik, tetapi juga menjadi wadah untuk mahasiswa yang hanya sekadar menikmati suasana Hutan FISIP UNS di sore hari atau mahasiswa yang mencari hiburan ketika sedari pagi sampai sore melaksanakan kuliah. Eksplorasi konsep yang dilakukan oleh KMF UNS menjadi bagian dari upaya yang dilakukan KMF UNS untuk menghadirkan pengalaman yang berbeda dalam setiap Sorekustik yang dilaksanakan.

Panitia Sorekustik. Source: Foto Pribadi KMF UNS

Raehanum Ardina Maharani