TDA Kalselteng Perkuat Kolaborasi Pengusaha Kalimantan di Mukernas 9.0

Surabaya - Sekitar 15 pengusaha yang tergabung dalam Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) TDA 9.0 di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, 13–15 Oktober 2026. Mereka membawa semangat memperkuat jejaring bisnis dan membangun kolaborasi lintas daerah.
Delegasi TDA Kalselteng berasal dari empat daerah, yakni Banjarbaru sebanyak empat orang, Banjarmasin delapan orang, Palangka Raya dua orang, dan Kotawaringin Barat satu orang. Ketua TDA Banjarbaru 9.0 Ibnu Sofian Hadiyanto mengatakan, meski menempuh perjalanan dari daerah berbeda, para peserta membawa semangat yang sama, yakni memperkuat hubungan antarpengusaha, menyelaraskan arah organisasi, serta membuka peluang kolaborasi bisnis yang lebih luas.
“Sebagian delegasi mulai melakukan perjalanan pada 12 Oktober 2026, sementara beberapa peserta lainnya telah berangkat lebih awal untuk mengikuti rangkaian kegiatan di Surabaya,” jelasnya.
Menurut Ibnu, Mukernas menjadi momentum penguatan organisasi dan bisnis. Kegiatan tersebut mengusung tema Memperluas Dampak Wirausaha bagi Ekonomi Nasional melalui Penguatan Bisnis dan Kemitraan Usaha Berbasis Teknologi.
Forum nasional ini mempertemukan pengurus TDA dari berbagai wilayah di Indonesia untuk menyelaraskan arah organisasi, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta merumuskan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan.
“Rangkaian kegiatan dimulai pada Selasa (13/10/2026) melalui registrasi peserta, kegiatan komunitas dan olahraga, workshop pengembangan sumber daya manusia, serta Gala Dinner yang menghadirkan agenda peluncuran TDA One dan TDA Academy,” jelasnya.
Pada hari kedua, peserta mengikuti Business Growth Journey, Leadership Camp, serta diskusi bersama jajaran Board of Directors (BOD) TDA 9.0. Sejumlah forum membahas pengembangan kewirausahaan, ekosistem bisnis, kepemimpinan komunitas, hingga pemasaran dan teknologi.
Sementara itu, hari terakhir diisi dengan olahraga bersama, talkshow bisnis, sidang pleno Mukernas, penyerahan surat keputusan kepengurusan wilayah dan daerah, serta arahan kepemimpinan nasional TDA 9.0.
Menurut Ibnu, keikutsertaan TDA Kalselteng dalam Mukernas bukan sekadar ajang silaturahmi dengan pengusaha dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan memperluas perspektif dalam membangun organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.
Pertemuan lintas daerah memungkinkan para pengusaha berbagi pengalaman, mempelajari praktik bisnis yang telah berhasil diterapkan, serta menjajaki peluang kerja sama sesuai kebutuhan usaha masing-masing.
“Semangat tersebut sejalan dengan arah pengembangan TDA yang semakin menekankan pentingnya penguatan kapasitas bisnis, kolaborasi antarpengusaha, dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pertumbuhan usaha,” bebernya.
Kolaborasi Lintas Daerah Perkuat Usaha
Kehadiran delegasi dari Banjarbaru, Banjarmasin, Palangka Raya, dan Kotawaringin Barat menunjukkan pentingnya kerja sama lintas daerah dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan di Kalimantan.
Salah satu gagasan yang mengemuka dalam Mukernas adalah perlunya menggeser ukuran keberhasilan komunitas dari sekadar jumlah kegiatan menuju manfaat nyata yang dirasakan anggota.
“Penguatan usaha, akses pasar, pengembangan kapasitas pengusaha, serta kemitraan bisnis menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan komunitas secara berkelanjutan. Bagi wilayah Kalselteng, arah ini membuka ruang untuk mengembangkan program yang semakin sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha di masing-masing daerah,” katanya.
Pengusaha yang baru merintis usaha memiliki tantangan berbeda dengan mereka yang sedang membangun sistem manajemen, meningkatkan kapasitas produksi, atau memperluas pasar. Karena itu, kolaborasi antardaerah diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan anggota dengan pengalaman, sumber daya, dan peluang yang dimiliki pengusaha lain dalam jaringan TDA.
Selain menjadi forum pengambilan keputusan organisasi, Mukernas juga mempererat hubungan antarpengurus dan pengusaha dari berbagai wilayah Indonesia. Interaksi selama tiga hari memberi kesempatan kepada para delegasi untuk saling mengenal, membangun kepercayaan, serta menjalin hubungan yang dapat berlanjut setelah kegiatan berakhir.
Membawa Hasil Mukernas ke Kalimantan
Ibnu mengatakan, perjalanan menuju Surabaya menjadi bagian dari proses membangun kebersamaan lintas daerah bagi TDA Kalselteng. Sementara itu, kepulangan ke Kalimantan menjadi momentum untuk menerjemahkan semangat Mukernas ke dalam langkah nyata.
“Ke depan, kolaborasi antara pengusaha Banjarbaru, Banjarmasin, Palangka Raya, dan Kotawaringin Barat diharapkan semakin kuat, baik melalui pertukaran pengalaman, program pengembangan bisnis, maupun penjajakan kemitraan usaha,” terangnya.
Dia menegaskan, kekuatan komunitas pengusaha bukan hanya terletak pada luasnya jaringan, tetapi juga pada besarnya manfaat yang dapat dihadirkan melalui jaringan tersebut.
Dari Kalimantan menuju Surabaya, para pengusaha datang sebagai delegasi dari daerah berbeda. Namun, mereka membawa semangat yang sama untuk bertumbuh bersama, memperluas manfaat, dan menjadikan kolaborasi sebagai kekuatan dalam memajukan dunia usaha.
“Kami berangkat dari daerah yang berbeda, membawa pengalaman dan tantangan bisnis masing-masing. Namun, selama Mukernas kami semakin memahami bahwa kekuatan TDA bukan sekadar pada banyaknya relasi, melainkan pada bagaimana relasi tersebut bisa saling membantu dan menciptakan peluang nyata. Harapannya, apa yang kami dapatkan di Surabaya tidak berhenti sebagai pengalaman tiga hari, tetapi menjadi gerakan bersama untuk memperkuat pengusaha di Kalimantan,” pungkasnya.
