Konten Media Partner

TDA Wajo Dorong Anggota Saling Dukung Bisnis Lewat TDA Mampir X BELI TDA

TDAverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TDA Wajo Dorong Anggota Saling Dukung Bisnis Lewat TDA Mampir X BELI TDA
zoom-in-whitePerbesar

Sengkang - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Wajo mendorong budaya saling mendukung bisnis antaranggota melalui program TDA Mampir X BELI TDA. Kegiatan perdana digelar di Mega Rasa Prasmanan & Catering, Jalan A. Magga Amirullah, Kota Sengkang, Minggu (4/10/2026).

Sebanyak 26 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung pukul 16.00–17.30 WITA tersebut, dari target awal 30 peserta. Dalam pelaksanaan perdana ini, peserta menghasilkan 12 ulasan Google dan 10 tag atau penyebutan akun melalui Instagram sebagai bentuk dukungan promosi terhadap bisnis yang dikunjungi.

Ketua TDA Wajo Muhammad Syahrul mengatakan, melalui konsep TDA Mampir X BELI TDA, peserta tidak sekadar bersilaturahmi. Mereka juga didorong memberikan dukungan nyata kepada bisnis tuan rumah.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembelian produk, pemberian ulasan di Google, pengambilan foto produk dan suasana tempat usaha, serta publikasi melalui akun media sosial masing-masing.

Divisi Marketing dan Komunikasi TDA Wajo turut dilibatkan untuk membantu memperkenalkan bisnis anggota melalui kanal media sosial komunitas. Selain bisnis yang dikunjungi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi anggota lain untuk memperkenalkan produk dan usaha mereka kepada sesama anggota.

"Pemilihan Mega Rasa Prasmanan & Catering sebagai lokasi pertama bukan tanpa alasan. Bisnis anggota TDA Wajo tersebut dinilai memiliki perkembangan yang menarik untuk menjadi bahan pembelajaran bagi pengusaha lainnya," jelasnya.

Dia menyebutkan, berdasarkan informasi perkembangan usaha yang disampaikan, kapasitas produksi Mega Rasa meningkat dari sekitar 500 porsi menjadi 5.000 porsi per hari. Jumlah karyawannya juga bertambah dari 10 orang menjadi 47 orang.

"Peningkatan omzet turut menjadi bagian dari perkembangan bisnis tersebut. Perkembangan ini memberikan gambaran mengenai proses pertumbuhan usaha yang dapat dipelajari oleh anggota lain. Melalui kunjungan langsung, peserta memiliki kesempatan untuk mengenal pengalaman bisnis tuan rumah, menggali pembelajaran, serta mendiskusikan tantangan dan strategi pengembangan usaha," bebernya.

Mega Rasa juga dipilih sebagai lokasi pertama untuk menguji sekaligus mengevaluasi pelaksanaan konsep TDA Mampir X BELI TDA. Melalui kegiatan ini, TDA Wajo ingin melihat bagaimana dukungan komunitas dapat diwujudkan menjadi aktivitas yang memberikan manfaat bagi bisnis anggota.

Kunjungan Bisnis Bergilir untuk Anggota TDA

TDA Wajo merancang TDA Mampir sebagai kegiatan dengan lokasi yang berganti pada setiap pelaksanaan. Dengan demikian, kesempatan menjadi tuan rumah tidak hanya diberikan kepada satu bisnis, tetapi dapat dirasakan secara bergantian oleh anggota lainnya.

"TDA Wajo merancang TDA Mampir sebagai kegiatan yang lokasinya akan berganti pada setiap pelaksanaan. Dengan demikian, kesempatan menjadi tuan rumah tidak hanya diberikan kepada satu bisnis, tetapi dapat dirasakan secara bergantian oleh anggota lainnya. Konsep ini juga memperluas manfaat kegiatan anggota tidak hanya berkesempatan mempelajari bisnis yang dikunjungi, tetapi juga dapat memperkenalkan produk masing-masing, membangun koneksi, dan membuka peluang kerja sama," katanya.

Selain transaksi dan promosi, sesi sharing serta tanya jawab juga menjadi bagian dari kegiatan. Anggota dapat saling bertukar pengalaman dan pengetahuan bisnis dalam suasana informal yang lebih dekat dengan keseharian para pengusaha.

Ke depan, TDA Wajo berharap interaksi tersebut berkembang menjadi peluang kolaborasi, referral, pelanggan baru, serta hubungan bisnis yang berkelanjutan.

Inisiatif TDA Mampir X BELI TDA sejalan dengan semangat TDA 9.0 dalam membangun komunitas yang relevan dengan kebutuhan entrepreneur sekaligus menjadi tempat yang nyaman untuk bertumbuh bersama.

Membangun Budaya Butuh dan Betah

Dalam pendekatan butuh betah, komunitas diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. Dia menyampaikan, anggota merasa butuh karena mendapatkan dukungan untuk mengembangkan diri dan bisnis. Di sisi lain, mereka merasa betah karena berada di lingkungan yang saling peduli dan mendukung pertumbuhan satu sama lain.

"Melalui TDA Mampir, TDA Wajo berupaya menerjemahkan semangat tersebut ke dalam aktivitas sederhana yang dapat dirasakan langsung oleh anggota. Dukungan tidak hanya diwujudkan melalui berbagi pengetahuan, tetapi juga melalui tindakan membeli produk, memberikan ulasan, dan membantu mempromosikan bisnis sesama anggota," ungkapnya.

TDA Wajo berharap program ini berkembang menjadi budaya saling mendukung di lingkungan komunitas. Dengan memberikan kesempatan secara bergantian kepada bisnis anggota untuk dikunjungi dan dipromosikan, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi pengusaha untuk belajar, membangun relasi, dan memperluas peluang usaha bersama.

"Pada akhirnya, TDA Mampir X BELI TDA membawa semangat bahwa kekuatan komunitas tidak hanya terletak pada banyaknya pengusaha yang berkumpul, tetapi juga pada kesediaan para anggotanya untuk saling membantu agar bisnis masing-masing dapat berkembang," pungkasnya.