Asa-usul Keripik Kentang yang Bikin Ketagihan
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kala sore yang hangat atau ketika menikmati pertandingan tim olahraga favorit, keripik kentang bergerigi menjadi pilihan makanan ringan yang tepat untuk menemani. Namun ketika anda menggigit makanan tersebut, pernahkah terlintas tentang siapa yang menciptakan makanan ringan favorit ini? Bukan produsennya saat ini, tetapi pencipta pertamanya pada masa lampau.
Pertanyaan itu sama seperti penghargaan atas penemuan besar yang sering terjadi, misal telepon yang ditemukan Alexander Graham Bell atau Elisha Grey; radio dan Guglielmo Marconi; dan pesawat oleh Gustave Whitehead atau Wright Bersaudara. Keripik kentang pun masuk kedalam daftar masyhur tersebut, yang semestinya kita mengapreasiasi penemunya, kan?
Berdasar data yang dihimpun, kisah awal paling umum untuk keripik kentang melibatkan Moon's Lake House, sebuah restoran populer di kota resor Saratoga Springs, New York.
Bagaimanapun di sana, setidaknya lima pria dan wanita berbeda telah dikreditkan sebagai penciptanya. Hal ini pun menjadi kerumitan tersendiri.
Keripik Kentang dalam kisah Saratoga
Legenda keripik kentang paling populer adalah seperti ini:
Suatu hari pada tahun 1853, seorang pengapalan dan baron kereta api Cornelius Vanderbilt sedang makan di Moon's Lake House. Kecewa dengan kentang goreng yang disajikan, dia mengirimnya kembali ke dapur, meminta yang lebih diiris tipis.
George Crum, koki terkenal dari penduduk asli Amerika dan keturunan orang kulit hitam, tersinggung atas permintaan tersebut. Ia berujar: "Saya akan menunjukkannya!"
Suasana hati yang penuh marah membuatnya mengiris kentang setipis mungkin, menggorengnya sampai garing, dan menyajikannya ke Vanderbilt.
Yang mengejutkan Crum, Vanderbilt menyukai makanan itu; dan keripik kentang pertama pun tercipta.
Versi peristiwa ini akhirnya menjadi begitu mapan sehingga, pada tahun 1976, majalah American Heritage menjuluki Crum (juga dikenal sebagai George Speck) sebagai Edison of Grease.
Sayangnya, ada beberapa masalah dengan cerita Crum. Pertama, jika ada pelanggan restoran yang tidak puas, itu hampir pasti bukan Vanderbilt.
"Tidak ada kebenaran dalam cerita tersebut," ungkap ahli sejarah T.J. Stiles, menyimpulkan dalam biografi pemenang hadiah Pulitzer The First Tycoon: The Epic Life of Cornelius Vanderbilt.
Tiga tahun kemudian, sebuah obituari untuk Catherine Adkins Wicks, 103 tahun, menyatakan bahwa dia "sebagai pencetus keripik kentang".
Wicks, yang merupakan saudara perempuan Crum, bekerja bersamanya di dapur dan akrab dipanggil Bibi Kate atau Bibi Katie. Dalam satu variasi cerita tamu restoran yang tidak puas, dia (bukan Crum) yang mengukir kentang setipis kertas pada saat kesal. Dalam cerita lain, dia secara tidak sengaja menjatuhkan sepotong tipis ke dalam panci berisi lemak mendidih saat mengupas kentang, mengambilnya dengan garpu, dan menikmati momen eureka-nya.
Satu lagi tokoh terkenal yang menerima pujian dalam berita kematiannya adalah Emeline Jones. Terkenal sebagai juru masak bagi orang kaya. Pun terkenal dan berkuasa di New York City dan Washington, D.C. Jones, yang juga berkulit hitam, pernah bekerja sebentar di Moon's Lake House, di bawah Hiram S. Thomas, pada awal karirnya. Akan tetapi, meskipun mungkin dia belajar membuat keripik kentang di sana, sepertinya dia tidak mungkin hadir saat pembuatannya.
Terlepas dari apakah ada orang di Saratoga Springs yang benar-benar menemukan keripik kentang atau tidak, kota itu pasti melakukan banyak hal untuk memopulerkannya. Selama beberapa tahun lamanya, keripik kentang bergerigi sempat dikenal sebagai "keripik saratoga", bahkan masih ada yang menjual dengan nama itu sampai sekarang.
Untuk penikmat makanan, pertanyaan tentang siapa sebenarnya yang menemukan keripik mungkin tidak penting. Yang penting adalah seseorang telah melakukannya (maka terima kasih untuk hal itu) dan kita masih dapat menikmatinya.
Terlebih lagi, sejarawan makanan berpendapat bahwa keripik tersebut mungkin tidak ditemukan di Saratoga dan mungkin sama sekali tidak di AS juga. [*]

