Data Kompetensi dalam Satu Sistem: SMART CORPU LAN
Tulisan dari Adekamwa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makassar - Target pelaksanaan Corporate University (CORPU) di Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN pada akhir 2025 belum tercapai. Persoalan itu mendorong Zulchaidir S.Sos., MPA., Kabag Umum Pusjar SKMP LAN, menggagas Smart CORPU sebagai sistem digital untuk memantau pengembangan kompetensi pegawai secara terintegrasi.
Aplikasi yang merupakan proyek perubahan Zulchaidir dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 tersebut diluncurkan di Auditorium Hasanuddin, Rabu, 14 Oktober 2026. Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan CORPU dan membangun budaya belajar di lingkungan Pusjar SKMP LAN.
Berangkat dari Persoalan Target Pengembangan Kompetensi
SMART CORPU merupakan singkatan dari Strategic Monitoring and Acceleration for Responsive Talent through Corporate University. Sebuah aplikasi yang dirancang untuk membantu pemantauan pengembangan kompetensi pegawai, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pencatatan bukti kegiatan.
Dalam laporan penyelenggaraan, Zulchaidir menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi tersebut berangkat dari kebutuhan untuk mengatasi persoalan pemantauan pelaksanaan CORPU. “Di akhir tahun 2025, kita masih belum mencapai target pelaksanaan CORPU di Pusjar SKMP. Hal ini menjadi catatan dan permasalahan yang harus kita bahas serta selesaikan bersama-sama,” kata Kabag Umum.
Sistem ini memanfaatkan Individual Development Plan (IDP) yang telah disusun Wahyudi, SAP bersama tim sebagai basis data perencanaan pengembangan kompetensi pegawai.
SMART CORPU tidak dirancang hanya untuk memenuhi kebutuhan pencatatan administratif. Aplikasi ini menjadi bagian dari rancangan pengembangan CORPU di Pusjar SKMP agar aktivitas belajar pegawai dapat dipantau dan diarahkan sesuai kebutuhan organisasi. “SMART CORPU ini hadir bukan hanya sekadar aplikasi, tetapi menjadi bagian besar dari grand design kita ke depan untuk memastikan CORPU menjadi budaya belajar di Pusjar SKMP,” ujar Zulchaidir dalam catatan Tim Humas.
Pegawai dan Pimpinan Dapat Memantau Kompetensi
Zulchaidir mengatakan, aplikasi tersebut dapat diakses seluruh pegawai menggunakan nama pengguna dan kata sandi masing-masing. Pegawai dapat memperbarui informasi mengenai pengembangan kompetensi yang telah dilakukan secara mandiri dan real time.
Fitur pemantauan juga memungkinkan atasan langsung atau pimpinan melihat perkembangan pengembangan kompetensi bawahannya. Dengan mekanisme ini, tanggung jawab pelaksanaan CORPU tidak hanya berada pada unit yang menangani pengembangan sumber daya manusia, tetapi juga melibatkan pimpinan dalam memastikan target kompetensi tercapai.
“Bukan hanya pegawai yang memperbarui informasi pengembangan kompetensinya secara mandiri. Ada juga fitur yang memungkinkan atasan langsung atau pimpinan melihat sejauh mana proses pengembangan kompetensi bawahannya,” kata Zulchaidir.
Ia menjelaskan bahwa pengembangan kompetensi juga telah menjadi bagian dari target dalam Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Karena itu, Smart CORPU diharapkan membantu pegawai memahami kompetensi yang perlu dikembangkan, cara mencapainya, serta bukti kegiatan yang harus dicatat sebagai bagian dari pemenuhan target.
Sistem ini diarahkan untuk mendukung pendekatan pengembangan kompetensi 70:20:10. Melalui pencatatan yang terintegrasi, pegawai dan pimpinan diharapkan dapat memantau kesesuaian antara rencana pengembangan, kegiatan yang telah dilaksanakan, dan bukti pencapaiannya.
Penjelasan Penggunaan Sistem
Dalam kegiatan peluncuran tersebut, Faruq A. Punagi, S.Tr.A.P., hadir untuk membantu menjelaskan penggunaan Smart CORPU kepada para pengguna. Penjelasan ini mencakup pengenalan sistem dan tata cara pemanfaatannya agar pegawai dapat mengakses serta memperbarui data pengembangan kompetensi sesuai kebutuhan.
Zulchaidir juga menjelaskan bahwa pengembangan Smart CORPU akan diarahkan pada integrasi dengan aplikasi lain di lingkungan Pusjar SKMP LAN melalui mekanisme single sign-on (SSO). Dengan mekanisme ini, satu akun direncanakan dapat digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi yang terintegrasi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pegawai dan tim yang terlibat dalam pengembangan aplikasi, termasuk pihak yang mendukung penyiapan data dan pengembangan model pembelajaran berbasis CORPU.
Sejumlah praktik pengembangan kompetensi, seperti coaching dan mentoring, juga diharapkan dapat terakomodasi dalam sistem sesuai kebutuhan integrasi.
Konsistensi Implementasi
Kegiatan peluncuran tersebut dihadiri Kepala Balai Layanan Pemetaan Kompetensi (BLPK) LAN Makassar, Sudarmi Narwis, SE., MM.; Dr. Johan Tarru Mada - Ketua Tim Pembelajaran ASN Pusjar SKMP; Nurati Rajab, SS., MM., selaku Analis SDM Aparatur; serta pegawai Pusjar SKMP LAN, dan peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan.
Kepala Pusjar SKMP LAN mendukung SMART CORPU sebagai inovasi yang dapat membantu optimalisasi kinerja organisasi, khususnya dalam penguatan manajemen talenta dan pengembangan kompetensi pegawai.
Dr. Muh Aswad menegaskan bahwa keberhasilan aplikasi tidak ditentukan oleh peluncurannya semata, tetapi oleh konsistensi pemanfaatannya dalam kegiatan sehari-hari. “Tidak ada artinya sebuah sistem kalau tidak diimplementasikan dengan baik. Karena itu, mari kita pastikan SMART CORPU benar-benar digunakan untuk mendata dan mencakup seluruh pengembangan kompetensi pegawai di Pusjar SKMP,” ujar Kapus SKMP LAN.
Peluncuran SMART CORPU menandai langkah strategis Pusjar SKMP LAN dalam memperkuat pengembangan kompetensi ASN yang terencana, terukur, dan terintegrasi.
Melalui proyek perubahan PKA Angkatan I Tahun 2026 yang digagas Kabag Umum, Zulchaidir, S.Sos., MPA., diharapkan mendorong tumbuhnya budaya belajar berkelanjutan, memperkuat pemantauan kinerja pengembangan kompetensi, serta mendukung transformasi pembelajaran aparatur.
Upaya ini sejalan dengan visi LAN RI Bigger, Smarter, Better, untuk memperluas akses pembelajaran, mengoptimalkan teknologi, dan meningkatkan kualitas kompetensi ASN demi mewujudkan ASN Kompeten, Rakyat Sejahtera.

