Konten dari Pengguna

Lima Nama, Satu Kursi Sekda Kab Nunukan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Adekamwa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makassar - Jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan telah kosong selama kurang lebih dua tahun. Pemerintah Kabupaten Nunukan kini kembali membuka jalan pengisian jabatan itu melalui seleksi terbuka, yang diikuti lima peserta di Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN, Rabu (7/10/2026).

Respons lima peserta menghangatkan suasana saat sambutan Kepala Pusjar SKMP LAN pada Seleksi Terbuka Sekda Nunukan (Humas).
zoom-in-whitePerbesar
Respons lima peserta menghangatkan suasana saat sambutan Kepala Pusjar SKMP LAN pada Seleksi Terbuka Sekda Nunukan (Humas).

Seleksi tersebut menjadi tahapan untuk mendapatkan calon Sekretaris Daerah yang memiliki kompetensi dan kapasitas memimpin koordinasi pemerintahan. Posisi Sekda memiliki peran penting dalam memastikan agenda pembangunan, administrasi pemerintahan, dan pelayanan publik tetap berjalan berkelanjutan.

Lima peserta yang mengikuti seleksi ialah Erdy Manurun T.L., SE., M.Si., Muhammad Amin, SH., Yubelina Enumbi, SE., MM., Sabri, ST., M.Si., dan H. Surai, S.Sos., MAP.

Kepala BKPSDM Kabupaten Nunukan Kaharuddin, S.S., mengatakan proses pengisian jabatan Sekda dilakukan setelah posisi tersebut kosong cukup lama. Kondisi itu, kata dia, juga telah mendapat perhatian dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Jabatan Sekda itu sudah dua tahun kosong. Kami juga beberapa kali mendapat teguran dari BKN, diingatkan segera isi, segera isi. Tentu kami berharap proses ini bisa berjalan dengan lancar supaya proses selanjutnya dapat kami lanjutkan,” ujar Kaharuddin.

Menurut Kaharuddin, proses seleksi bermula dari lebih dari 10 pendaftar. Setelah pemeriksaan kelengkapan dan persyaratan administrasi, tujuh peserta dinyatakan memenuhi syarat. Dari jumlah itu, panitia seleksi kemudian menetapkan lima peserta untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Ka BKPSDM Kaharuddin menyampaikan urgensi pengisian jabatan Sekda, juga harapan atas kelancaran seluruh tahapan seleksi (Humas).

Kelima peserta tersebut hadir di Makassar untuk menjalani proses seleksi. Kegiatan itu dihadiri Kaharuddin bersama Ketua Panitia Seleksi H. Abidin Tajang, SH., M.Si., dan rombongan. Mereka diterima Kepala Pusjar SKMP LAN Dr. Muhammad Aswad, M.Si., serta Kepala Balai Layanan Pemetaan Kompetensi (BLPK) LAN Makassar Sudarmi Narwis, SE., MM.

Dr. Muh Aswad mengatakan proses seleksi merupakan ikhtiar profesional yang dijalankan berdasarkan ketentuan untuk memastikan pengisian jabatan pimpinan tinggi berlangsung melalui mekanisme yang telah ditetapkan.

“Proses seleksi ini adalah sebuah ikhtiar kita dan memang sudah ditentukan oleh aturan. Ketika pengangkatan seorang pejabat JPT, khususnya Sekda, harus menjalankan proses-proses seperti ini,” ujar Kepala Pusjar SKMP LAN.

Menurut Dr. Muh Aswad, lima peserta yang mengikuti seleksi telah memenuhi kriteria untuk masuk ke tahapan tersebut. Penilaian pada akhirnya diarahkan pada kapasitas calon dalam memberikan kontribusi terhadap penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Nunukan.

“Pemerintah Kabupaten Nunukan mencari mana di antara lima ini yang bisa memberikan kontribusi maksimal kepada pemerintahan. Sepanjang memenuhi syarat, ujungnya adalah bisa tidak berkontribusi dan bisa tidak memberikan sumbangsih maksimal terhadap pemerintahan,” katanya.

Kerja Sama Berlanjut

Kaharuddin menambahkan, kerja sama Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan LAN Makassar sebenarnya telah berlangsung cukup lama. Nota kesepahaman secara formal baru ditandatangani sekitar dua bulan sebelumnya, tetapi dukungan LAN RI telah dirasakan dalam sejumlah agenda pengembangan kompetensi aparatur.

Dukungan tersebut antara lain mencakup Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) dan Pendidikan Kepemimpinan Administrator (PKA).

“Bagi Kab Nunukan, teman-teman LAN itu sebenarnya sangat dekat. Selama ini kami banyak mendapatkan dukungan dari LAN, bukan hanya di PKN, tetapi juga termasuk di PKA,” ungkapnya.

Dr. Muh Aswad menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Nunukan yang menjadikan LAN sebagai mitra dalam pengembangan pemerintahan dan penguatan kompetensi aparatur.

“Lembaga Administrasi Negara merasa bersyukur dan berterima kasih karena menjadikan kami sebagai mitra strategis oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam membangun berbagai kerja sama dan fasilitasi yang ada,” ungkapnya pagi itu.

Rangkaian kegiatan juga diisi pemaparan profil BLPK LAN Makassar oleh Nur Masyita, S.Psi., Asesor SDM Aparatur Ahli Muda. Materi tersebut memberikan gambaran mengenai BLPK, termasuk ruang lingkup layanan dan dukungannya dalam pemetaan kompetensi aparatur.

Pelaksanaan seleksi di Pusjar SKMP LAN menegaskan bahwa pengisian jabatan tidak berhenti pada proses administratif. Ada kebutuhan untuk memastikan setiap tahapan dapat menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi, kapasitas koordinasi, dan kemampuan memberi kontribusi terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Dr. Muh Aswad menyambut kepercayaan Pemkab Nunukan, sebagai mitra strategis dalam membangun pemerintahan dan kompetensi aparatur (Humas).

Langkah itu sejalan dengan semangat transformasi LAN melalui Bigger, Smarter, Better: memperluas akses pengembangan kompetensi ASN, mendorong pembelajaran yang adaptif dan berbasis teknologi, serta memperkuat tata kelola dan inovasi administrasi. ASN Kompeten, Rakyat Sejahtera.