Konten dari Pengguna

Peran Desain Jalan terhadap Tingkat Kecelakaan Transportasi di Indonesia

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Aljaema Yusuf tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Ilustrasi Desain Jalan Buruk. Foto: Aljaema Yusuf
zoom-in-whitePerbesar
Foto Ilustrasi Desain Jalan Buruk. Foto: Aljaema Yusuf

Kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia. Setiap tahunnya, ribuan nyawa melayang di jalan raya yang tak sedikit dari peristiwanya terjadi berulang di lokasi yang sama. Hal ini mengundang pertanyaan besar yaitu apakah kecelakaan semata-mata disebabkan oleh kelalaian manusia, atau ada faktor lain yang luput dari perhatian?

Salah satu faktor yang sering terabaikan adalah desain jalan itu sendiri. Ada tikungan tajam tanpa peringatan, perempatan tanpa lampu lalu lintas, marka jalan yang memudar, hingga trotoar yang tidak layak ini bisa menjadi bagian dari kondisi jalan yang berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan. Dalam banyak kasus, pengemudi mungkin sudah berhati-hati namun infrastruktur yang tidak mendukung justru bisa menjadi ancaman atau penyebab kecelakaan.

Masalah keselamatan lalu lintas di lokasi rawan kecelakaan menjadi sangat penting untuk dianalisis, karena kecelakaan yang sering terjadi di lokasi tersebut cenderung memiliki pola yang serupa, yang dapat dikaitkan dengan desain geometrik jalan yang kurang memadai. Di banyak negara, termasuk Indonesia, ruas jalan dengan desain yang buruk seringkali menjadi titik rawan kecelakaan. Menurut data yang diperoleh dari Dinas Perhubungan dan lembaga terkait lainnya, kecelakaan yang terjadi pada ruas jalan tertentu seringkali disebabkan oleh desain yang tidak sesuai dengan karakteristik lalu lintas dan kondisi geografis setempat.

Menurut data dari Kementrian Perhubungan RI dan WHO(2023) bahwa:

1.Sekitar 30-40% kecelakaan fatal dinegara berkembang disebabkan oleh desain dari jalan yang buruk

Banyak hal yang menyebabkan mengapa hal ini bisa terjadi,tetapi semua nya pasti memiliki alasan yang jelas terkait peristiwa ini.Bagaimana desain jalan bisa dikatakan buruk? dengan tidak ada nya standarisasi sesuai dengan peraturan maka jalan tersebut dapat dikatakan buruk.Jalan jalan seperti ini membingungkan sehingga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kesalahan pengambilan keputusan dari pengemudi terhadap respons kondisi lalu lintas.

2.Infrastruktur jalan yang tidak sesuai standar berkontribusi terhadap meningkatnya kecelakaan diwilayah pinggiran dan pedesaan

Mengapa kalimat diatas berfokus kepada wilayah pinggiran dan pedesaan?Banyak Faktor yang memperkuat opini tersebut dari beberapa fakta yang ada contohnya seperti minim nya pemeliharaan serta perhatian yang ada.Kurangnya juga pembangunan memberikan pelayanan yang berada di wilayah pinggiran dan pedesaan menjadi apa adanya.Terkadang jalan yang digunakan hanya menggunakan tanah timbunan serta jalan yang sudah rusak hanya ditindak lanjuti dengan menempel batu batu dengan menutupi lubang pada jalan tersebut.Hal ini memperkuat opini bahwasanya memang perlunya perhatian pada wilayah pinggiran dan pedesaan yang lebih lagi agar dapat menjadikan pemerataan transportasi secara menyeluruh.

3. Jalan dengan Desain Membingungkan Sering Jadi Titik Rawan Kecelakaan

Tak sedikit jalan di Indonesia yang secara tampilan terlihat baik, namun justru dapat menyebabkan kebingungan bagi pengemudi. Kondisi ini biasanya terjadi akibat desain jalan yang tidak mempertimbangkan perilaku pengguna jalan dan tidak mengikuti standar rekayasa lalu lintas yang berlaku. Misalnya, persimpangan tanpa marka yang jelas, tikungan tajam tanpa rambu peringatan, hingga jalan bercabang yang tidak memiliki petunjuk arah.

Situasi seperti ini menciptakan ketidakpastian dan memperbesar potensi pengemudi dalam mengambil keputusan yang salah, terutama bagi pengemudi yang tidak familiar dengan area tersebut. Hasilnya, bukan hanya memperlambat arus lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan. Menurut para ahli transportasi, desain jalan yang membingungkan adalah salah satu "jebakan visual" yang sering luput dari perhatian dalam evaluasi kecelakaan

Kesimpulan

Desain jalan yang baik bukan sekedar soal fungsi teknis,namun berperan aktif menjadi inti dalam menyelamatkan nyama.Pemerintah dan pemangku kebijikan harus lebih memastikan bahwa standarisasi tetap dilaksanakan serta melakukan pemerataan secara bertahap yang menyebabkan tidak ada kesenjangan sosial yang ada.Dan itu tidak hanya terpenuhi dijalan nasional saja melainkan juga pada jaringan jalan kabupaten,kota dan desa.Jalan yang tidak seharusnya menjadi penghubung produktivitas masyarakat,justru dapat menjadi sumber risiko kematian dan cidera jika tidak dibangun dan dipelihara sesuai dengan standar keselamatan.Oleh karena itu,perbaikan desan jalan tidak seharusnya dibiarkan melainkan diperhatikan dan menjadi prioritas tinggi dalam strategi keselamatan transportasi terutama dinegara berkembang.

Penulis: Faska Adynata Hutajulu dan Aljaema Yusuf Santoso, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan