Konten dari Pengguna

Pintar Akademik, Belum Tentu Jago Public Speaking

Sumber: Dokumentasi pribadi, Ilustri dihasilkan menggunakan AI (OpenAI,2026)
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: Dokumentasi pribadi, Ilustri dihasilkan menggunakan AI (OpenAI,2026)

Memiliki nilai akademik yang tinggi sering dianggap sebagai tanda bahwa seorang mahasiswa memiliki kemampuan yang baik. Namun, kenyataannya tidak semua mahasiswa yang pintar secara akademik mampu menyampaikan pendapat dengan percaya diri di depan banyak orang.

Tidak sedikit mahasiswa yang mampu memahami materi dengan baik, tetapi merasa gugup ketika harus melakukan presentasi. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan akademik dan kemampuan public speaking merupakan dua hal yang berbeda, meskipun keduanya sama-sama penting dalam dunia pendidikan.

Mengapa Public Speaking Masih Menjadi Tantangan?

Salah satu penyebab mahasiswa mengalami kesulitan dalam public speaking adalah kurangnya rasa percaya diri. Ketakutan melakukan kesalahan, lupa materi, atau mendapatkan penilaian negatif dari orang lain sering membuat mahasiswa merasa gugup ketika berbicara di depan kelas.

Selain itu, kebiasaan menghafal materi tanpa benar-benar memahaminya juga dapat menjadi hambatan. Ketika lupa satu bagian, mahasiswa terkadang kesulitan melanjutkan pembicaraan.

Padahal, presentasi bukan hanya tentang mengingat isi materi, tetapi juga bagaimana seseorang mampu menyampaikan informasi dengan jelas dan mudah dipahami.

Nilai Akademik Saja Tidak Cukup

Dalam dunia perkuliahan, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami teori, tetapi juga harus mampu mengomunikasikan pengetahuan yang dimiliki.

Menurut saya, kemampuan public speaking seharusnya mendapatkan perhatian yang sama pentingnya dengan kemampuan akademik. Sebab, seseorang yang memiliki banyak pengetahuan akan kesulitan menyampaikan ide apabila tidak terbiasa berbicara di depan umum.

Kemampuan ini juga menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja, terutama saat menghadapi wawancara, rapat, maupun menyampaikan pendapat dalam sebuah diskusi.

Membangun Kepercayaan Diri Melalui Latihan

Kemampuan public speaking tidak selalu muncul secara alami, tetapi dapat dikembangkan melalui latihan yang dilakukan secara konsisten.

Mahasiswa dapat memulainya dengan aktif bertanya saat perkuliahan, mengikuti diskusi kelompok, atau berlatih presentasi di depan teman.

Selain itu, memahami materi sebelum presentasi juga dapat membantu mengurangi rasa gugup. Dengan persiapan yang baik, mahasiswa akan lebih mudah menyampaikan informasi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada hafalan.

Kesalahan ketika berbicara merupakan hal yang wajar. Justru dari pengalaman tersebut, mahasiswa dapat belajar memperbaiki cara berkomunikasi dan meningkatkan rasa percaya diri.

Sumber Referensi

1. Universitas Ahmad Dahlan (2023). Hal-Hal yang Harus Diketahui Tentang Seni Public Speaking. Baca artikel⁠. 

2. Syahdiah, U., Hayuningtyas, M. A., & Kholifah, U. N. (2021). Kepercayaan Diri dan Kemampuan Public Speaking pada Mahasiswa. Baca jurnal (PDF)⁠. 

3. Jurnal Randai (2021). Pengaruh Kepercayaan Diri terhadap Kemampuan Public Speaking pada Mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Jambi. Baca jurnal (PDF)⁠.