Mahasiswa UM BBM Berpartisipasi dalam Pemilahan Sampah Bersama Tempe Sabar

Mahasiswa S1 Pendidikan Bisnis Universitas Negeri Malang
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari ANIS NUR F tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Malang – Mahasiswa Universitas Negeri Malang yang tergabung dalam program UM BBM Kedungkandang 2026 berkolaborasi dengan Tempe Sabar (Tempat Pemilahan Sampah Barokah) dalam kegiatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di RT 07 RW 03, Kelurahan Kedungkandang, Kota Malang. UM BBM merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang memiliki konsep serupa dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN), di mana mahasiswa terjun langsung ke masyarakat untuk belajar sekaligus memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.
Tempe Sabar merupakan komunitas peduli lingkungan yang didirikan pada 14 Agustus 2022 oleh Susianah Ita dan Joni Dwianto. Berawal dari kepedulian terhadap banyaknya sampah di lingkungan sekitar, komunitas ini kini memiliki lebih dari 20 anggota aktif yang secara sukarela mengumpulkan dan memilah sampah dari masyarakat. Seluruh hasil penjualan sampah kemudian 100% disedekahkan kepada anak yatim piatu, kaum dhuafa, penyandang disabilitas, dan petugas kebersihan, sehingga pengelolaan sampah tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut, mahasiswa UM BBM Kedungkandang 2026 secara rutin membantu proses pemilahan sampah di Tempe Sabar setiap hari Jumat selama bulan Juni hingga Juli 2026, pukul 13.00–15.00 WIB. Kegiatan ini meliputi pemilahan sampah berdasarkan jenisnya agar proses pengelolaan dan penjualan sampah menjadi lebih efektif. Selain membantu meringankan pekerjaan para relawan, mahasiswa juga memperoleh pengalaman langsung mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan pentingnya penerapan prinsip keberlanjutan.
Kolaborasi ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Bagi Tempe Sabar, kehadiran mahasiswa menjadi tambahan tenaga sekaligus bentuk dukungan terhadap gerakan lingkungan yang telah dijalankan secara konsisten. Sementara itu, bagi mahasiswa UM BBM, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian, kepedulian sosial, serta membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan dampak positif.
Melalui sinergi antara UM BBM Kedungkandang 2026 dan Tempe Sabar, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah secara bertanggung jawab. Kolaborasi ini membuktikan bahwa kerja sama antara perguruan tinggi dan komunitas lokal mampu menciptakan manfaat yang berkelanjutan, tidak hanya dalam menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Penulis : Tim Um BBM Kedungkandang 1 2026, (Siti nurhalisa, Preni usriana, Anis nur f, Renanda aulia, Elvira devi, velinda wian, Arifah fairuz, Nadia sovia)
