Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Sifilis pada Pria yang Perlu Diwaspadai

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri sifilis pada pria. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri sifilis pada pria. Foto: Shutterstock

Sifilis adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, termasuk pria dari berbagai usia.

Namun, penderita sifilis bisa saja tak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi karena gejala awalnya sering kali tak terasa atau samar.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri-ciri sifilis pada pria agar dapat segera mendapatkan penanganan medis yang tepat sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.

Ciri-ciri Sifilis pada Pria

Ilustrasi sifilis. Foto: Shutterstock

Menurut Cleveland Clinic, Sifilis merupakan infeksi menular seksual yang dapat ditularkan melalui hubungan intim, baik secara vaginal, anal, maupun oral.

Selain itu, sifilis juga bisa menular melalui kontak langsung dengan luka sifilis yang terbuka, atau dari ibu hamil ke bayi dalam kandungan.

Pada pria, sifilis dapat berkembang melalui beberapa tahap dengan gejala yang berbeda-beda. Berikut tahapan beserta ciri-ciri sifilis pada pria menurut informasi dari berbagai sumber.

1. Tahap Primer

Tahap pertama ini terjadi sekitar 3 minggu setelah seseorang terinfeksi. Gejala utamanya adalah:

  • Luka kecil (chancre): Luka ini biasanya tidak terasa sakit, berbentuk bulat, dan keras di tepinya.

  • Letak luka: Umumnya muncul di alat kelamin, anus, atau mulut—tempat bakteri masuk ke dalam tubuh.

  • Tidak disadari: Karena tidak nyeri, luka ini sering kali diabaikan dan hilang sendiri dalam 3–6 minggu.

2. Tahap Sekunder

Jika tidak diobati, sifilis akan masuk ke tahap kedua dengan gejala:

  • Ruam kulit. Biasanya muncul di telapak tangan dan kaki, tapi bisa juga di seluruh tubuh.

  • Luka di mulut dan alat kelamin. Berbentuk datar dan menyerupai kutil kelamin.

  • Demam ringan dan kelelahan.

  • Sakit tenggorokan.

  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Tahap ini bisa berlangsung selama beberapa minggu hingga bulan. Gejalanya pun dapat hilang dan muncul kembali secara tiba-tiba.

Baca Juga: 8 Tanda Sakit Kepala Sudah Berbahaya yang Perlu Diperhatikan

3. Tahap Laten

Pada tahap ini, sifilis tidak menunjukkan gejala apa pun, tetapi bakteri tetap ada dalam tubuh. Tahap laten bisa berlangsung bertahun-tahun dan hanya dapat diketahui melalui tes darah.

4. Tahap Tersier

Jika sifilis tidak ditangani sejak tahap awal, infeksi bisa memasuki tahap tersier yang sangat berbahaya. Beberapa komplikasi yang bisa terjadi pada pria antara lain:

  • Kerusakan otak (neurologis).

  • Gangguan penglihatan hingga kebutaan.

  • Penyakit jantung dan pembuluh darah.

  • Kerusakan hati dan ginjal.

  • Kematian.

Jika memiliki gejala yang disebutkan di atas atau mempunyai riwayat aktivitas seksual berisiko, Anda sebaiknya segera berkonsultasi dan memeriksakannya ke dokter.

(NDA)