Konten dari Pengguna

Enam Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Memilih Chatbot AI

arya dafaq mahiba

arya dafaq mahiba

Mahasiswa Universitas Pamulang

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari arya dafaq mahiba tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memilih chatbot AI dapat terasa rumit karena penyedia menawarkan banyak fitur. Ada sistem yang bisa membalas pesan dari berbagai kanal, membaca dokumen, menghubungkan data pesanan, atau menyusun ringkasan percakapan. Namun, fitur yang banyak belum tentu dibutuhkan oleh usaha yang hanya menerima sejumlah pertanyaan rutin setiap hari.

Sanket Mishra / pexels
zoom-in-whitePerbesar
Sanket Mishra / pexels

Pertama, tentukan masalah yang hendak diselesaikan. Catat pertanyaan yang paling sering muncul dan waktu yang dibutuhkan untuk menjawabnya. Jika masalah utama adalah pertanyaan tentang ukuran dan jam operasional, sistem yang rumit belum tentu memberi nilai tambah. Jika masalahnya adalah status pesanan, kemampuan mengakses data transaksi mungkin lebih relevan.

Kedua, periksa sumber informasi yang digunakan sistem. Chatbot harus menjawab berdasarkan katalog, kebijakan, dan informasi resmi dari usaha. Tanyakan apakah pemilik dapat memperbarui data dengan mudah dan bagaimana sistem menangani informasi yang tidak tersedia. Sistem yang menebak jawaban dapat menciptakan janji yang tidak pernah dibuat pemilik.

Ketiga, hitung total biaya. Jangan hanya membandingkan biaya langganan bulanan. Periksa biaya instalasi, biaya berdasarkan jumlah pesan, integrasi, dukungan teknis, pelatihan, dan biaya jika usaha ingin berhenti menggunakan layanan. Pastikan skema biaya mudah dipahami sebelum menyetujui kontrak.

Keempat, periksa jalur eskalasi ke manusia. Pelanggan harus bisa meminta staf ketika jawaban otomatis tidak membantu. Kelima, pahami kebijakan data. Ketahui jenis data yang dikumpulkan, lokasi dan masa penyimpanan, akses pihak penyedia, serta pilihan untuk menghapus data. Keenam, lakukan uji coba dengan pertanyaan nyata, termasuk pertanyaan sulit dan pertanyaan yang sengaja ambigu.

Nataliya Vaitkevich / pexels

Gunakan skor sederhana untuk membandingkan dua atau tiga pilihan. Nilai ketepatan jawaban, kemudahan penggunaan, total biaya, keamanan, integrasi, dan dukungan. Mintalah tim mencoba sistem sebelum menentukan pilihan. Keputusan yang baik lahir dari kecocokan dengan kebutuhan dan proses kerja, bukan dari jumlah fitur atau klaim pemasaran.