Konten dari Pengguna

Mengapa Anak SD Membutuhkan Apresiasi dari Gurunya?

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari asrina mawarni'ma tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi di atas menampilkan infografis berwarna-warni tentang alasan anak SD membutuhkan apresiasi dari guru sumber:Dibuat oleh Ai
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi di atas menampilkan infografis berwarna-warni tentang alasan anak SD membutuhkan apresiasi dari guru sumber:Dibuat oleh Ai

Bagi sebagian orang, memberikan pujian kepada anak mungkin terlihat seperti hal kecil. padahal, bagi siswa sekolah dasar, ucapan sederhana dari guru bisa memberikan kesan yang cukup berarti. ketika seorang guru mengatakan “bagus, kamu sudah berusaha” atau “tidak apa-apa, coba lagi”, anak bisa merasa bahwa usahanya diperhatikan dan dihargai.

Anak SD masih berada dalam tahap belajar mengenali kemampuan dirinya. mereka tidak hanya membutuhkan penjelasan materi, tetapi juga dukungan agar berani mencoba dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. dalam proses tersebut, apresiasi dari guru memiliki peran yang penting.

Sayangnya, dalam kegiatan pembelajaran, perhatian terkadang lebih banyak diberikan kepada siswa yang mendapatkan nilai tinggi atau mampu menjawab pertanyaan dengan benar. sementara itu, siswa yang sudah berusaha tetapi belum berhasil sering kali kurang mendapatkan perhatian. padahal, setiap anak memiliki kemampuan dan kecepatan belajar yang berbeda.

Menurut saya, apresiasi seharusnya tidak hanya diberikan ketika siswa berhasil mendapatkan nilai bagus. usaha kecil seperti berani bertanya, mencoba menjawab pertanyaan, menyelesaikan tugas, atau membantu teman juga layak dihargai. dengan begitu, anak dapat memahami bahwa proses belajar tidak selalu tentang mendapatkan hasil yang sempurna.

Apresiasi juga tidak harus berupa hadiah. guru bisa memberikannya melalui ucapan positif, perhatian, atau tanggapan yang membangun. misalnya, ketika seorang siswa belum berhasil menjawab pertanyaan, guru tidak langsung menyalahkan, tetapi memberikan semangat untuk mencoba kembali. cara sederhana seperti ini dapat membantu anak merasa lebih nyaman dalam belajar.

Namun, memberikan apresiasi bukan berarti guru harus selalu memuji semua hal tanpa alasan. pujian tetap perlu disampaikan secara jujur dan sesuai dengan usaha yang dilakukan siswa. tujuannya bukan membuat anak selalu mengharapkan pujian, melainkan membantu mereka menghargai proses dan berani mengembangkan kemampuannya.

Pada akhirnya, anak SD tidak hanya membutuhkan guru yang mampu menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga guru yang dapat menghargai setiap proses belajar mereka. terkadang, satu kalimat sederhana dari guru bisa menjadi dorongan bagi anak untuk terus mencoba. karena itu, jangan hanya melihat hasil yang diperoleh siswa, tetapi perhatikan juga usaha yang sudah mereka lakukan.