KKN MIT 20 UIN Walisongo Dukung UMKM Patemon Lewat Desain Logo
Tulisan dari Ayu Nirmalasari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN MIT 20) Posko 75 UIN Walisongo Semarang divisi komunikasi dan informasi bersama divisi ekonomi kreatif berkolaborasi dalam program kerja UMKM Go Digital yang bertujuan membantu UMKM Desa Patemon Kecamatan Tengaran melalui pembuatan desain logo. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 15 Agustus 2025 sebagai upaya mendorong pelaku usaha lokal lebih siap bersaing di era digital.
👉 Baca juga: Peran Mahasiswa dalam Digitalisasi UMKM
UMKM di Desa Patemon memiliki potensi besar untuk berkembang, namun masih menghadapi keterbatasan dalam aspek branding dan pemasaran. Banyak produk warga yang sudah memiliki kualitas baik tetapi belum dikenal luas karena minimnya identitas visual yang menarik. Menyadari kondisi tersebut, mahasiswa KKN Posko 75 UIN Walisongo Semarang berinisiatif membantu perancangan logo sebagai bentuk dukungan nyata. Logo dianggap penting sebagai identitas produk yang membangun citra, daya tarik, serta kepercayaan konsumen.
👉 Baca juga: Branding Produk Lokal untuk Pasar Global
Dalam prosesnya, tim KKN Posko 75 melakukan diskusi dengan para pelaku UMKM Desa Patemon untuk memahami kebutuhan dan karakter usaha masing-masing. Sebagian UMKM telah memiliki logo, sementara sebagian lain belum. Untuk UMKM yang belum memiliki desain atau membutuhkan penyegaran visual, tim menawarkan bantuan pembuatan logo sekaligus menjelaskan pentingnya identitas visual dalam strategi pemasaran.
Ayu Nirmalasari, mahasiswa S1 Matematika sekaligus koordinator divisi ekonomi kreatif, sedikit menjelaskan mengenai proses pembuatan logo yang dilakukan bersama tim. Ia didampingi oleh Asyifa Nur Annisa Husna (S1 Sosiologi, anggota divisi ekonomi kreatif), Mr. Sulfikri Wani (S1 Manajemen Dakwah, koordinator divisi komunikasi dan informasi), serta Asri Madinatul Munawaroh (S1 Kimia, anggota divisi kominfo). Madina juga menambahkan penjelasan mengenai logo yang dibuat divisi kominfo untuk mendukung identitas visual UMKM agar lebih menarik di mata konsumen.
Contohnya pada UMKM krupuk dan rengginang di Dusun Wates Wetan Desa Patemon yang membuka ruang bagi mahasiswa untuk membantu mengembangkan desain logo yang sudah dimiliki. Proses desain dilakukan secara partisipatif: mahasiswa menampung ide, masukan, dan ciri khas produk dari pemilik usaha, kemudian mengolahnya menjadi rancangan logo sederhana namun tetap merepresentasikan karakter produk.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Posko 75 UIN Walisongo berharap UMKM Desa Patemon, khususnya krupuk dan rengginang Dusun Wates Wetan, dapat memiliki identitas visual yang lebih kuat dan mudah dikenali. Ke depan, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi warga sekaligus memperluas semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat.
(KKN UIN Walisongo Semarang/Posko 75/Divisi Kominfo/Divisi Ekotif)

