Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pemprov Jawa Timur Gandeng Papua Barat Daya dalam Misi Dagang dan Investasi

BalleoNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jawa Timur membuka misi dagang dan investasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (26/1), foto: Yanti/BalleoNEWS
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jawa Timur membuka misi dagang dan investasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (26/1), foto: Yanti/BalleoNEWS

Dalam rangka meningkatkan jejaring konektivitas, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggandeng Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam misi dagang dan investasi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Provinsi Papua Barat Daya merupakan provinsi ke-30 yang digandeng Pemprov Jawa Timur dalam misi dagang.

Provinsi Papua Barat Daya merupakan provinsi ke-30 yang digandeng Pemprov Jawa Timur dalam misi dagang, foto: Yanti/BalleoNEWS

"Ini adalah misi dagang yang ke-30 bagi Provinsi Jawa Timur, di mana saat ini kita berada di Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya," ungkap Khofifah Indar Parawansa saat membuka Misi Dagang dan Investasi, yang berlangsung di Hotel Aston Sorong, Kamis (26/1).

Dibeberkan Khofifah, dalam misi dagang dan investasi hari ini, sampai dengan pukul 12.30 WIT transaksi tercatat Rp 199 miliar.

"Sampai dengan pukul 12.30 WIT transaksi tercatat Rp 199 miliar. Biasanya dalam misi dagang close pukul 17.00 WIT dan transaksi akan terus dilanjutkan sebagai transaksi sepanjang tahun," ujarnya.

Menurut Gubernur Jawa Timur, misi dagang dan investasi akan menjadi bagian dari penguatan konektivitas di antara dua provinsi yakni Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Papua Barat Daya.

Pada Tahun 2022, sambungnya, mengalami surplus perdagangan bagi Jawa Timur sebesar Rp 770 miliar dari Rp 1,4 triliun.

"Artinya komoditas di Papua Barat Daya yang dibeli oleh pengusaha Jawa Timur cukup tinggi, kemudian pengusaha di Papua Barat Daya yang membeli dari Jawa Timur juga cukup tinggi," imbuhnya.

Pemprov Jawa Timur Gandeng Pemprov Papua Barat Daya dalam misi dagang dan investasi, foto: Yanti/BalleoNEWS

Lanjutnya, transaksi tertinggi dalam misi dagang dan investasi antara Pemprov Jawa Timur dan Pemprov Papua Barat Daya adalah berkaitan dengan komoditas perikanan seperti udang, ikan dan cumi.

"Transaksi tertinggi dalam misi dagang kali ini yaitu berkaitan dengan perikanan, di mana tercatat Rp 63 miliar. Tentu kita berharap bahwa hubungan ekonomi dagang dan hubungan budaya antara Provinsi Papua Barat Daya dan provinsi Jawa Timur, akan terus bisa terbangun dengan baik," harapnya.

Kata Gubernur Jawa Timur, pihaknya mesti melihat bagaimana sebetulnya hubungan dagang antar titik-titik yang mereka kunjungi. Sorong, katanya, sebenarnya memiliki hubungan dagang yang cukup lama dengan Provinsi Jawa Timur.

"Kebetulan hapnya Papua ada di Sorong dan hapnya Indonesia timur ada di Surabaya. Jadi koneksitas di antara tol laut luar biasa cukup tinggi. Dalam pembukaan misi dagang ini, kita sudah menyaksikan penandatanganan transaksi antara pelaku usaha dari Jawa Timur dan pelaku usaha dari Papua Barat Daya," pungkasnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pj Sekda Papua Barat Daya Edison Siagian dan Pj Wali Kota Sorong George Yarangga, foto: Yanti/BalleoNEWS

Sementara itu, Penjabat Sekda Papua Barat Daya Edison Siagian menyatakan, misi dagang dan investasi yang merupakan implementasi kerja sama antar daerah ini kelihatannya akan meningkat terus.

"Kami sebagai provinsi baru merespons positif tujuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengembangkan misi dagang antar daerah ini," ujar Pj Sekda Papua Barat Daya.

Capaian yang misi dagang Provinsi Jawa Timur dengan berbagai berbagai provinsi, tambahnya, menunjukkan hasil berupa peningkatan yang sangat signifikan dan memberikan dampak yang baik terhadap perekonomian di masing-masing daerah yang bekerja sama dengan Provinsi Jawa Timur.

Kemudian kepala Dinas Perindag Provinsi Jawa Timur Iwan menjelaskan, penyelenggaraan kegiatan misi dagang antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Papua Barat Daya untuk meningkatkan jejaring konektivitas antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.

Yakni dalam bentuk forum temu bisnis dengan mempertemukan pelaku usaha Jawa Timur dengan pelaku usaha Papua Barat Daya, untuk memfasilitasi upaya peningkatan nilai transaksi perdagangan antar provinsi melalui kesepakatan bisnis.