Matangkan Persiapan Expo di Pedurungan "Inovasi untuk Negeri KKN" UPGRIS 2026
Tulisan dari Beltsazar Ariel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
SEMARANG – Gelaran akbar "Expo Inovasi untuk Negeri" yang dipelopori oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) 2026 di Kecamatan Pedurungan memasuki babak baru. Setelah melewati masa pengabdian yang intensif, kini para mahasiswa tengah melakukan koordinasi akhir untuk memastikan puncak acara yang akan digelar di Halaman Kantor Kecamatan Pedurungan pada Kamis, 12 Februari 2026 mendatang, berjalan sukses.
Acara yang mengusung tema "Jembatan Antar Generasi untuk Membangun Negeri" ini merupakan representasi dari kerja keras mahasiswa dalam menyinergikan inovasi kampus dengan kearifan lokal. Fokus utamanya adalah membangkitkan kembali geliat ekonomi dan kreativitas warga di wilayah Pedurungan melalui berbagai kegiatan edukatif dan rekreatif.

Pendampingan Intensif oleh Dosen Pembimbing Dalam rapat koordinasi terbaru, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UPGRIS wilayah Pedurungan, Noventia Karina Putri, S.E., M.M., menekankan pentingnya manajemen acara yang profesional. Beliau memberikan arahan khusus kepada tim Koordinator Kecamatan (Korcam) agar setiap stan UMKM yang ditampilkan nanti benar-benar mencerminkan hasil pendampingan mahasiswa selama masa KKN.
"Kita tidak ingin expo ini hanya menjadi panggung hiburan sesaat. Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap inovasi yang dibawa mahasiswa, baik itu digitalisasi pemasaran UMKM maupun pengembangan produk lokal, tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Expo ini adalah laporan nyata mahasiswa kepada publik," ujar Noventia Karina Putri di sela-sela rapat persiapan.
Kilas Balik Semangat Penerjunan Mahasiswa Perjalanan menuju Expo Inovasi ini dimulai dengan semangat tinggi sejak masa penerjunan peserta KKN beberapa waktu lalu. Sebanyak ratusan mahasiswa UPGRIS diterjunkan ke berbagai kelurahan di Kecamatan Pedurungan untuk melakukan observasi dan eksekusi program kerja yang berdampak langsung pada masyarakat.
Momen penerjunan tersebut menjadi tonggak awal bagi para mahasiswa untuk mulai menyatu dengan warga. Sejak hari pertama, mahasiswa telah berkomitmen untuk membawa perubahan positif, yang puncaknya akan dipamerkan dalam gelaran Expo 12 Februari nanti.
Apresiasi dari Camat Pedurungan Meskipun agenda persiapan sangat padat di tingkat teknis mahasiswa, dukungan penuh terus mengalir dari pihak otoritas wilayah. Camat Pedurungan, Moh. Agus Junaidi, S.Kom, MM, M.Ling., dalam pernyataan resminya memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif mahasiswa UPGRIS. Beliau menilai tema "Jembatan Antar Generasi" sangat relevan untuk membangun kolaborasi antara anak muda yang melek teknologi dengan warga senior yang memiliki pengalaman usaha.
"Pemerintah Kecamatan Pedurungan sangat terbuka dengan inovasi-inovasi yang dibawa oleh adik-adik mahasiswa UPGRIS. Kami berharap melalui Expo ini, hubungan harmonis antar generasi dapat terjalin, sekaligus meningkatkan profil UMKM lokal kami ke tingkat yang lebih tinggi," ungkap Moh. Agus Junaidi.
Rangkaian Acara Unggulan Expo Inovasi untuk Negeri ini akan dibuka mulai pukul 07.00 WIB dengan kegiatan Senam Sehat bersama warga. Setelah itu, mata pengunjung akan dimanjakan dengan Lomba Stand UMKM yang menampilkan produk-produk unggulan hasil olahan warga desa. Bagi masyarakat yang memiliki bakat terpendam, ajang "Pedurungan Got Talent" siap menjadi panggung unjuk gigi.
Acara juga akan semakin semarak dengan kehadiran NR Production dan MC Sherly, ditambah dengan berbagai doorprize menarik bagi pengunjung yang beruntung. Seluruh rangkaian acara ini terbuka secara gratis untuk masyarakat umum di wilayah Pedurungan dan sekitarnya.
Dengan persiapan yang matang melalui koordinasi antara DPL, panitia korcam, dan dukungan kecamatan, Expo KKN UPGRIS 2026 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak pihak dalam membangun kemandirian ekonomi dari tingkat akar rumput.

