Konten dari Pengguna

Contoh SOP Reseller untuk Dukung Kelancaran Bisnis

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi reseller. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi reseller. Foto: Pexels

Menjadi reseller merupakan salah satu cara untuk memulai bisnis dengan modal kecil. Agar bisnis berjalan lancar, penting bagi para reseller untuk memiliki SOP (Standar Operasional Prosedur) yang jelas.

SOP dapat menjadi panduan bagi para pebisnis dan mendukung kelancaran usaha. SOP tersebut dapat berupa cara memesan barang, memasarkan, hingga mengatur pengiriman produk ke pelanggan.

Contoh SOP Reseller

Ilustrasi SOP reseller. Foto: Pexels

SOP reseller dibuat untuk membantu penjual ulang menjalankan tugas dengan standar yang sama, meminimalkan kesalahan, dan meningkatkan efisiensi. Keberadaan SOP juga penting untuk memastikan kualitas pelayanan dan memberikan pelayanan yang memuaskan bagi pelanggan.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut contoh SOP reseller untuk mendukung kelancaran suatu bisnis atau usaha.

SOP Registrasi dan Pemesanan Produk Reseller

  • Reseller wajib mengisi formulir yang mencantumkan data pribadi, kontak, serta alamat pengiriman.

  • Pemesanan dilakukan minimal satu hari H-1 dengan batas maksimal pukul 21.00 WIB.

  • Pembelian minimal sebanyak 20 pcs dengan harga Rp10.000/pcs atau pembelian minimal sebanyak 75 pcs dengan harga harga Rp9.000/pcs.

  • Reseller yang terdaftar akan otomatis dihapus keanggotannya jika tidak memesan ulang (repeat order) minimal satu kali dalam sebulan.

Baca Juga: Cara Menangkap Peluang Usaha bagi Pebisnis Pemula

SOP Penjualan dan Pemasaran Reseller

  • Reseller berhak menentukan harga jual sendiri sesuai ongkos kirimnya. Harga penjualan disarankan agar sesuai dengan kebijakan dari supplier atau mengikuti harga pasar.

  • Manfaatkan media sosial, lokapasar (marketplace), atau situs web untuk mempromosikan produk.

  • Sertakan foto produk, deskripsi lengkap, dan testimoni (jika ada) untuk menarik minat calon pelanggan.

  • Reseller diharapkan merespons pertanyaan pelanggan dengan cepat dan sopan, serta memberikan informasi yang jelas dan lengkap.

SOP Pembayaran dan Pengiriman Barang ke Pelanggan

  • Pastikan harga jual dan ongkos kirim sudah disetujui oleh pelanggan sebelum transaksi berlangsung.

  • Tentukan metode pembayaran yang mudah dan umum, seperti transfer bank, dompet elektronik (ewallet), atau COD (Cash on Delivery).

  • Setelah pembayaran diterima, lakukan konfirmasi dengan pelanggan dan simpan bukti pembayaran.

  • Catat semua transaksi secara rinci, termasuk nama pelanggan, produk yang dibeli, jumlah pembayaran, dan tanggal transaksi. Data ini berguna untuk laporan bulanan dan evaluasi kinerja.

  • Gunakan material pengemas yang aman dan berkualitas, seperti bubble wrap atau kardus, untuk melindungi produk selama pengiriman.

  • Sertakan label alamat pelanggan yang jelas dan informasi kontak.

  • Gunakan jasa ekspedisi yang tepercaya untuk memastikan produk sampai tepat waktu dan dalam kondisi baik.

  • Setelah produk dikirim, berikan nomor resi ke pelanggan agar mereka bisa melacak pengiriman.

  • Setelah barang diterima, tanyakan kepuasan pelanggan mengenai produk dan layanan.

(SA)