Pengukuran Kepuasan Kerja Karyawan merupakan Bidang Domain Sasaran Apa?

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Suatu organisasi dapat dipandang sebagai kesatuan dari berbagai kegiatan yang berkaitan dengan bidang sasaran tertentu. Dalam konteks tersebut, sasaran menjadi salah satu aspek penting untuk menilai kemajuan dan kinerja organisasi.
Untuk mencapai hasil yang sesuai harapan, organisasi perlu menetapkan sasaran yang jelas. Pencapaian sasaran dapat dilihat dari berbagai faktor, termasuk tingkat kepuasan kerja karyawan. Lantas, pengukuran kepuasan kerja karyawan termasuk dalam bidang domain sasaran apa?
Pengukuran Kepuasan Kerja Karyawan merupakan Bidang Domain Sasaran Apa?
Kepuasan dalam bekerja penting diperhatikan karena dapat berdampak pada kinerja karyawan dalam menjalankan tugasnya. Dalam pendekatan efektivitas organisasi, pengukuran kepuasan kerja karyawan termasuk dalam domain sasaran efektivitas internal.
Domain sasaran efektivitas internal merupakan salah satu dari empat bidang sasaran yang digunakan untuk mengukur efektivitas organisasi. Pendekatan yang dikemukakan Kilmann dan Herden tersebut membedakan sasaran berdasarkan aspek efisiensi atau efektivitas serta fokus internal atau eksternal.
Sementara itu, menurut buku Buku Ajar Manajemen Kinerja (2026) oleh Ari Prihatni, kepuasan kerja itu sendiri merujuk pada kondisi emosional yang menunjukkan tingkat kesenangan atau perasaan positif seseorang terhadap pekerjaannya.
Kondisi tersebut turut berkaitan dengan kehidupan organisasi secara keseluruhan. Kepuasan kerja cenderung memberikan dampak positif bagi organisasi, sedangkan ketidakpuasan dapat memicu berbagai perilaku negatif, seperti menurunnya semangat kerja, meningkatnya tingkat absensi, hingga munculnya keinginan untuk meninggalkan organisasi.
Jenis-Jenis Domain Sasaran dalam Organisasi
Dikutip dari buku Komunikasi Organisasi (2024) karya Nur Kholisoh, Kilmann dan Herden membagi bidang sasaran organisasi ke dalam empat domain. Keempatnya mencakup efisiensi internal, efisiensi eksternal, efektivitas internal, dan efektivitas eksternal.
1. Efisiensi Internal
Efisiensi internal menunjukkan kemampuan organisasi dalam menggunakan berbagai sumber daya yang dimiliki. Bidang sasaran ini berfokus pada efisiensi aktivitas di dalam organisasi dengan memperhatikan nilai input, proses transformasi, hingga output yang dihasilkan.
2. Efisiensi Eksternal
Efisiensi eksternal menggambarkan kemampuan organisasi dalam memperoleh berbagai sumber daya yang dibutuhkan. Kemampuan memperoleh sumber daya seperti bahan baku serta besarnya pasar yang dikuasai menjadi contoh indikator dalam bidang sasaran ini.
3. Efektivitas Internal
Efektivitas internal menunjukkan hasil yang diperoleh pekerja dalam suatu organisasi. Indikator yang digunakan umumnya berkaitan dengan kepuasan dan motivasi karyawan, seperti iklim kerja, hubungan interpersonal, serta kondisi internal lainnya. Karena itu, pengukuran kepuasan kerja karyawan termasuk dalam domain sasaran efektivitas internal.
3. Efektivitas Eksternal
Efektivitas eksternal berkaitan dengan hubungan organisasi dan berbagai elemen di lingkungan eksternalnya. Organisasi perlu membangun hubungan yang baik serta menciptakan kepuasan bagi pihak-pihak di luar organisasi. Indikator yang digunakan umumnya berkaitan dengan kepuasan pihak eksternal, seperti konsumen dan pemasok.
Baca Juga: Cara Menerapkan Etika Digital ASN pada Unsur Jejak Digital
(SA)
