Rangkuman Pembelajaran Agenda 2 Latsar CPNS tentang BerAKHLAK

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menyusun rangkuman pembelajaran Agenda 2 merupakan salah satu tugas yang diberikan kepada peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Agenda 2 berfokus pada pemahaman dan penerapan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
Nilai-nilai dasar tersebut dikenal sebagai Core Values ASN BerAKHLAK, yang merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Ketujuh nilai ini menjadi pedoman bagi seluruh ASN dalam membentuk sikap dan perilaku dalam menjalankan tugas.
Untuk membantu memahami materi sekaligus memudahkan pembuatan ringkasan, berikut disajikan contoh rangkuman pembelajaran Agenda 2 tentang nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.
Rangkuman Pembelajaran Agenda 2
Agenda 2 dalam Pelatihan Dasar (Latsar) ASN membahas nilai-nilai dasar ASN yang terangkum dalam akronim BerAKHLAK.
Nilai-nilai tersebut menjadi landasan utama dalam membentuk karakter, sikap, dan perilaku Aparatur Sipil Negara agar mampu menjalankan perannya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa. Berikut penjabarannya dirangkum dari berbagai sumber.
1. Berorientasi Pelayanan
Berorientasi Pelayanan berarti mengutamakan kebutuhan masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik. ASN dituntut untuk memberikan layanan yang prima, ramah, cepat, tepat, dan adil tanpa diskriminasi. Penerapan nilai ini tercermin dalam perilaku berikut:
Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Memberikan pelayanan yang transparan dan berkualitas.
Menanggapi pengaduan, kritik, dan saran secara responsif sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
2. Akuntabel
Akuntabel dapat dipahami sebagai sikap bertanggung jawab dalam menjalankan tugas serta menjaga kepercayaan melalui penggunaan kewenangan dan aset negara secara efektif dan efisien. Nilai ini diwujudkan melalui perilaku berikut:
Menolak gratifikasi atau pemberian yang bertentangan dengan ketentuan.
Mengelola dan melaporkan penggunaan anggaran secara transparan.
Memanfaatkan fasilitas kantor sesuai dengan kepentingan pekerjaan.
3. Kompeten
Kompeten berarti memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan tugas serta tanggung jawab jabatan. Untuk menghasilkan kinerja yang optimal, ASN perlu terus belajar, mengembangkan diri, dan meningkatkan kemampuan secara berkelanjutan. Hal ini dapat diterapkan melalui perilaku berikut:
Mengikuti pelatihan atau kegiatan pengembangan diri untuk meningkatkan keterampilan.
Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.
Berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan rekan kerja untuk meningkatkan kemampuan bersama.
4. Harmonis
Harmonis menekankan pentingnya membangun lingkungan kerja yang kondusif melalui sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan. Penerapannya tercermin dalam perilaku berikut:
Menghargai setiap individu tanpa membedakan latar belakangnya.
Menciptakan suasana kerja yang nyaman, kondusif, dan saling menghormati.
Mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan pendapat.
5. Loyal
Loyal mencerminkan kesetiaan dan komitmen ASN terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta pemerintahan yang sah. Nilai ini juga diwujudkan melalui upaya menjaga nama baik sesama ASN, instansi, dan negara. Perilaku yang menggambarkannya meliputi:
Melindungi aset negara dari penyalahgunaan.
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan instansi, seperti apel dan gotong royong.
Melaksanakan kebijakan pimpinan dan pemerintah secara bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
6. Adaptif
Adaptif berarti mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, perubahan kebijakan, dan lingkungan kerja. ASN perlu mengembangkan kreativitas serta berinovasi untuk menemukan solusi atas berbagai tantangan. Sikap ini dapat diwujudkan terlihat dari perilaku berikut:
Menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perubahan dan tantangan baru.
Mencari solusi alternatif ketika menghadapi kendala di lapangan.
Memanfaatkan teknologi, seperti konferensi video, untuk melaksanakan rapat teknis ketika kondisi darurat atau kendala dalam perjalanan.
7. Kolaboratif
Nilai Kolaboratif menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi antara ASN, antarinstansi, maupun dengan pihak eksternal untuk mencapai tujuan bersama. Penerapan nilai ini dapat ditunjukkan melalui perilaku berikut:
Memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi.
Bersikap terbuka dalam menjalin kerja sama guna menghasilkan nilai tambah.
Mengoptimalkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk mencapai tujuan bersama.
Baca Juga: Apa Employer Branding ASN yang Diluncurkan Bersama dengan Core Values BerAKHLAK?
(SA)
