Konten dari Pengguna

10 Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMA 2026 dan Kunci Jawaban

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejumlah siswa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di SMAN 81, Cipinang Melayu, Jakarta, Senin (26/10/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah siswa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di SMAN 81, Cipinang Melayu, Jakarta, Senin (26/10/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK/sederajat dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026. Salah satu mata pelajaran yang diujikan dalam tes tersebut adalah Bahasa Indonesia.

Agar lebih siap menghadapi ujian, peserta didik dapat berlatih mengerjakan berbagai soal TKA Bahasa Indonesia SMA. Latihan ini membantu peserta didik mengenali pola pertanyaan, memahami karakteristik soal, serta melatih ketelitian dalam menentukan jawaban yang tepat.

Selain itu, latihan soal dapat menjadi sarana untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari. Bagi peserta didik yang tengah mempersiapkan diri menghadapi TKA, berikut referensi latihan soal TKA Bahasa Indonesia SMA 2026 yang dapat digunakan sebagai bahan belajar.

Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMA 2026 dan Kunci Jawaban

Sejumlah siswa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di SMAN 81, Cipinang Melayu, Jakarta, Senin (26/10/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Dikutip dari kanal YouTube Bimbingan Belajar Ar-Raihan dan Rahayu Rbah, berikut 10 contoh latihan soal TKA Bahasa Indonesia untuk jenjang SMA beserta kunci jawabannya:

Bacalah teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 1-2!

Tabungan Dimas

Sore itu Dimas berdiri di balik pagar balai RW. Di halaman, teman-temannya sudah berbaris sambil memanggul karung berisi botol plastik dan kardus lipat. Tangan Dimas menggenggam kantong kresek berisi botol bekas yang ia kumpulkan selama seminggu. Namun, kakinya tak mau melangkah.

"Dimas! Ayo ke sini, antreannya masih sepi!" panggil Pak Darman, petugas penimbang, sambil melambaikan tangan. Dimas pura-pura sibuk membetulkan tali sepatunya. Dua hari lalu, Raka menyebutnya "anak pemulung" hanya karena ia memungut gelas plastik di lapangan. Wajahnya memanas setiap kali ia mengingatnya.

Sepatu bola Dimas sudah jebol di bagian ujung. Sejak ibunya berjanji akan membelikan yang baru jika tabungannya cukup, ia memunguti botol di mana pun bisa. Ia tidak ingin ibunya, yang sudah bekerja seharian di warung terbebani lagi. Namun, ia juga tak ingin teman-temannya tahu alasan sebenarnya.

Pak Darman menghampiri, lalu berjongkok di hadapannya. "Tabunganmu bulan lalu sudah cukup untuk apa, Nak?" Dimas menunduk. "Untuk sepatu bola, Pak." Pak Darman tersenyum. "Kalau begitu, kamu bukan pemulung. Kamu nasabah cilik yang punya cita-cita."

Dimas mengangkat wajah. Dari sudut halaman, ia melihat Raka berdiri sendirian memeluk sekarung kardus. Anak itu menunduk dan beberapa kali melirik ke arah barisan, seperti hendak melangkah, tetapi urung. Dimas tertegun. la mengenali gerak-gerik itu: sama persis dengan miliknya beberapa menit lalu. Dimas menarik napas panjang. la menatap kantong kreseknya, lalu menatap Raka.

1. Perasaan yang paling mungkin dirasakan pembaca pada akhir cerita, ketika Dimas melihat Raka memeluk sekarung kardus, adalah ...

A. senang karena Dimas akhirnya mendapat kesempatan membalas ejekan Raka

B. sedih karena Dimas gagal menyetorkan botol yang telah dikumpulkannya

C. tegang karena Dimas dan Raka diperkirakan akan segera bertengkar

D. kecewa karena Pak Darman tidak ikut menyelesaikan masalah keduanya

E. lega sekaligus penasaran terhadap langkah yang akan diambil Dimas

Kunci Jawaban: E. lega sekaligus penasaran terhadap langkah yang akan diambil Dimas

2. Manakah relevansi paling kuat antara sikap Dimas dalam cerita dengan kehidupan sehari-hari, terutama terkait kepedulian lingkungan?

A. Keberanian Dimas menunjukkan bahwa menabung sampah hanya dilakukan oleh keluarga yang kurang mampu.

B. Rasa malu Dimas menggambarkan bahwa perilaku peduli lingkungan mash kerap dipandang rendah sebagian orang.

C. Sikap Raka menunjukkan bahwa warga sudah sepenuhnya memahami manfaat memilah dan menyetor sampah.

D. Dukungan Pak Darman menunjukkan bahwa pengurus bank sampah wajib membimbing setiap anak di sekolah.

E. Keraguan Dimas menunjukkan bahwa anak-anak sebaiknya tidak dilibatkan dalam kegiatan bank sampah.

Kunci Jawaban: B. Rasa malu Dimas menggambarkan bahwa perilaku peduli lingkungan mash kerap dipandang rendah sebagian orang.

Bacalah teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 3-6!

KLHK Targetkan Tak Ada Pembangunan TPA Baru pada 2030

Jakarta, Selasa, 16 Juli 2024 - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menargetkan tidak ada lagi pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) baru pada tahun 2030. Kebijakan ini diambil untuk mengurangi sampah yang masuk ke TPA sekaligus menekan emisi gas rumah kaca.

Untuk mencapai target tersebut, KLHK menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya memperluas peran bank sampah di berbagai daerah. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), timbunan sampah nasional pada 2023 mencapai 69,9 juta ton. Dari jumlah itu, 66,28% telah ditangani dengan baik, sedangkan 33,72% sisanya belum terkelola.

Pemerintah juga menargetkan pengelolaan sampah mencapai 100% pada 2025, yang terdiri atas 30% pengurangan sampah dan 70% penanganan sampah. Dokumen kebijakan terkait memuat target pembangunan bank sampah, termasuk jumlah sampah yang harus dikelola, terutama sampah organik yang menjadi penghasil gas metana terbesar di TPA.

3. Apa gagasan utama berita tersebut?

A. Sebagian besar sampah nasional telah tertangani sehingga TPA baru tidak dibutuhkan lagi

B. Bank sampah menjadi satu-satunya cara pemerintah untuk menekan emisi gas rumah kaca

C. KLHK menargetkan tidak ada TPA baru pada 2030 melalui perluasan peran bank sampah

D. Pemerintah menargetkan pengelolaan sampah 100% pada 2025 dengan membangun TPA baru X

E. KLHK memperluas peran bank sampah karena TPA baru dinilai tidak lagi diperlukan

Kunci Jawaban: C. KLHK menargetkan tidak ada TPA baru pada 2030 melalui perluasan peran bank sampah

4. Pemerintah memperluas peran bank sampah untuk mengurangi sampah yang masuk ke TPA. Data mana yang sesuai dengan isi berita tersebut?

Klik pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan sesuai isi teks!

  • Dari 69,9 juta ton timbunan sampah nasional pada 2023, sekitar sepertiganya belum terkelola. Benar/Salah

  • Target pengelolaan sampah 100% pada 2025 terdiri atas 70% pengurangan dan 30% penanganan sampah. Benar/Salah

  • Sampah anorganik disebut sebagai penghasil gas metana terbesar di TPA sehingga menjadi sasaran utama target bank sampah. Benar/Salah

Kunci Jawaban: (1) Benar, (2) Salah, (3) Salah

Ilustrasi Buku. Foto: Shutterstock

5. Hubungan makna paragraf kedua dan ketiga adalah ....

A. paragraf ketiga menjelaskan penyebab belum terkelolanya sebagian sampah nasional pada paragraf kedua

B. paragraf ketiga membantah target perluasan bank sampah yang disebutkan pada paragraf kedua

C. paragraf ketiga membandingkan strategi bank sampah dengan strategi lain pada paragraf kedua

D. paragraf ketiga memberi contoh daerah yang berhasil memperluas bank sampah pada paragraf kedua

E. paragraf ketiga melengkapi data paragraf kedua dengan target pemerintah yang ingin dicapai

Kunci Jawaban: E. paragraf ketiga melengkapi data paragraf kedua dengan target pemerintah yang ingin dicapai

6. Manakah kalimat yang tepat menjadi penutup (ekor) berita tersebut?

A. Pemerintah akan membangun TPA baru di setiap kabupaten agar sampah dapat tertangani seluruhnya.

B. Pemerintah meminta warga menjual seluruh sampah plastik langsung kepada pengepul untuk didaur ulang.

C. Pemerintah menyatakan sampah organik tidak lagi menjadi penyumbang utama emisi gas metana di TPA.

D. KLHK berharap perluasan bank sampah dapat menekan sampah ke TPA menjelang target pada 2030.

E. Bank sampah digital disebut telah menggantikan seluruh sistem pengelolaan sampah di berbagai daerah.

Kunci Jawaban: D. KLHK berharap perluasan bank sampah dapat menekan sampah ke TPA menjelang target pada 2030.

Bacalah teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 7-10!

Angka Literasi Naik, Budaya Membaca Belum Tentu

Minat baca masyarakat Indonesia disebut semakin membaik. Publikasi Hasil Kajian Perpustakaan Indonesia 2024 yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional bersama PT Indekstat Konsultan Inde esia mencatat Tingkat Gemar Membaca (TGM) naik dari 66,70 pada 2023 menjadi 72,44 pada 2024. Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) juga naik 5,9 persen menjadi 73,52. Kajian ini dilakukan di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, dan survei TGM diikuti 174.226 responden berusia 10-69 tahun.

Namun, angka tersebut belum berarti membaca telah menjadi budaya. Nilai TGM 72,44 masih tergolong kategori sedang. Kajian tahun 2023 menunjukkan bahwa rata-rata masyarakat membaca lima kali seminggu selama 1 jam 47 menit per hari, tetapi kunjungan ke perpustakaan baru mencapai 45,20 persen dari standar. Di sisi lain, rata-rata masyarakat mengakses internet untuk mencari bahan bacaan lima sampai enam kali seminggu selama 1 jam 57 menit per hari.

Karena itu, peningkatan angka perlu diikuti perbaikan akses bacaan, terutama perpustakaan yang mudah dijangkau warga. Pemerintah, sekolah, dan keluarga juga perlu menyediakan bacaan yang bermutu serta menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini.

Dengan demikian, kenaikan angka literasi baru merupakan awal dari upaya membangun budaya membaca. Yang terpenting adalah memastikan angka itu berubah menjadi kebiasaan membaca yang dirasakan seluruh warga.

7. Apa makna kata indeks pada frasa "Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat"?

A. Angka yang menunjukkan ukuran tingkat atau perkembangan suatu hal

B. Daftar kata atau nama yang disusun berurutan menurut abjad pada akhir buku

C. Angka perbandingan antara jumlah penduduk dan luas suatu wilayah

D. Jumlah seluruh responden yang dilibatkan dalam suatu kajian

E. Nilai terendah yang harus dicapai agar suatu target dianggap terpenuhi

Kunci Jawaban: A. Angka yang menunjukkan ukuran tingkat atau perkembangan suatu hal

8. Manakah gagasan yang mendukung ide pokok bahwa peningkatan angka literasi belum berarti membaca telah menjadi budaya?

A. Tingkat Gemar Membaca naik dari 66,70 pada 2023 menjadi 72,44 pada 2024 menurut kajian Perpusnas.

B. Kunjungan masyarakat ke perpustakaan baru mencapai 45,20 persen dari standar tingkat kunjungan.

C. Survei Tingkat Gemar Membaca diikuti 174.226 responden berusia 10-69 tahun dari berbagai daerah.

D. Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat naik 5,9 persen dari 69,42 menjadi 73,52 pada tahun 2024.

E. Rata-rata masyarakat membaca lima kali seminggu dengan durasi 1 jam 47 menit setiap harinya.

Kunci Jawaban: B.Kunjungan masyarakat ke perpustakaan baru mencapai 45,20 persen dari standar tingkat kunjungan.

9. Manakah urutan kerangka isi teks tersebut yang paling sesuai?

A. data peningkatan literasi - contoh daerah dengan literasi tertinggi - keterbatasan angka tersebut - saran perbaikan akses bacaan

B. data peningkatan literasi - perbandingan dengan negara lain - saran perbaikan akses bacaan - penegasan pentingnya kebiasaan membaca

C. data peningkatan literasi - keterbatasan peningkatan tersebut - saran perbaikan akses bacaan - penegasan kebiasaan membaca

D. definisi literasi - data peningkatan literasi - kritik terhadap kebijakan pemerintah - saran perbaikan akses bacaan bagi warga

E. data peningkatan literasi - penyebab rendahnya minat baca - dampak bagi pelajar - saran perbaikan akses bacaan bagi sekolah

Kunci Jawaban: C. data peningkatan literasi - keterbatasan peningkatan tersebut - saran perbaikan akses bacaan - penegasan kebiasaan membaca

10. “Dengan demikian, kenaikan angka literasi baru merupakan awal dari upaya membangun budaya membaca.”

Kalimat tersebut dapat menjadi kesimpulan yang sesuai teks argumentatif tersebut karena …

A. merangkum data kenaikan TGM dan IPLM beserta jumlah responden yang dipaparkan pada paragraf pertama

B. menyimpulkan bahwa peningkatan angka literasi sudah memadai sehingga upaya perbaikan tidak perlu dilanjutkan

C. menyimpulkan penyebab utama rendahnya kunjungan masyarakat ke perpustakaan di berbagai daerah

D. menegaskan kembali bahwa durasi membaca masyarakat Indonesia tergolong sangat tinggi dan merata

E. menegaskan bahwa angka yang membaik perlu dilanjutkan dengan upaya membangun kebiasaan membaca

Kunci Jawaban: E. menegaskan bahwa angka yang membaik perlu dilanjutkan dengan upaya membangun kebiasaan membaca

Baca Juga: 30 Contoh Soal TKA Sejarah SMA dan Kunci Jawabannya

(ANB)