Konten dari Pengguna

15 Contoh Perilaku Salam dalam Kehidupan Sehari-hari

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh perilaku salam. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh perilaku salam. Foto: Unsplash.

Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) adalah program penguatan pendidikan karakter yang banyak diterapkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Budaya ini digagas untuk membentuk perilaku terpuji dalam berinteraksi dengan sesama.

Salah satu unsur penting dalam budaya 5S adalah salam yang bisa diterapkan di mana pun dan kapan pun. Meski sederhana, praktik salam ini sering kali dilupakan oleh sebagian orang, termasuk para murid di sekolah.

Lantas, bagaimana contoh perilaku salam yang baik dan benar untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari? Simak ragam contohnya dalam artikel berikut!

Makna dan Manfaat Salam

Ilustrasi contoh perilaku salam. Foto: Unsplash.

Mengutip dari buku Praktik Gerakan Sekolah Menyenangkan (2021) oleh Affa Azmi Rahman Nada dkk, salam merupakan ucapan atau ungkapan yang digunakan untuk menyapa orang lain dengan cara sopan dan penuh penghargaan, sekaligus menunjukkan niat baik untuk berinteraksi dan memberi penghormatan kepada orang yang disapa.

Salam memiliki sejumlah manfaat dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

  • Memberikan kesan pertama yang baik dalam sebuah pertemuan.

  • Mengurangi jarak emosional antar individu.

  • Menciptakan komunikasi yang lancar dan saling menghargai.

  • Mencerminkan kesopanan dan etika dalam berinteraksi.

Contoh Perilaku Salam

Ilustrasi contoh perilaku salam. Foto: Unsplash.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut contoh perilaku mengucapkan salam yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

  1. Masuk dan Keluar Rumah: Mengucapkan salam dengan suara jelas ketika pulang atau hendak keluar rumah.

  2. Berpamitan kepada Orang Tua: Mencium tangan orang tua sebagai bentuk salam hormat dan meminta doa restu sebelum bepergian.

  3. Berpapasan dengan Tetangga: Tersenyum, menganggukkan kepala, atau menyapa ketika berpapasan dengan tetangga.

  4. Bertemu Guru atau Atasan: Menyapa dengan sopan dan mengulurkan tangan untuk bersalaman ketika bertemu guru atau atasan.

  5. Bertamu ke Rumah Orang Lain: Mengetuk pintu maksimal tiga kali dan mengucapkan salam sebelum masuk.

  6. Memulai Percakapan Digital: Mengawali pesan teks atau email dengan salam pembuka sebelum menyampaikan inti pesan.

  7. Mengawali Panggilan Telepon: Menjawab atau memulai telepon dengan ucapan salam sebelum bertanya maksud penelepon.

  8. Menyapa Teman Sebaya: Memberikan sapaan ramah dan hangat saat bertemu teman di jalan, kantin, atau tempat umum.

  9. Memasuki Ruangan Rapat atau Kelas: Mengucapkan salam permisi kepada orang yang sudah hadir lebih dulu.

  10. Menutup Pertemuan atau Obrolan: Memberikan salam penutup dan perpisahan saat sebuah acara atau obrolan selesai.

  11. Menyambut Siswa di Gerbang Sekolah: Guru menyambut kedatangan siswa setiap pagi dengan berjabat tangan dan mengucapkan salam.

  12. Piket Salaman Pagi: Menjalankan jadwal piket guru bergiliran untuk menyambut siswa dengan salam di depan gerbang sekolah.

  13. Sebelum dan Sesudah Pelajaran: Mengucapkan salam kepada guru sebelum memulai dan setelah mengakhiri kegiatan belajar mengajar di kelas.

  14. Menerapkan Keteladanan Guru: Guru dan staf sekolah membiasakan salam terlebih dahulu sesama rekan kerja sebagai contoh bagi peserta didik.

  15. Cium Tangan (Salim) Sebelum Pulang Sekolah: Siswa mencium tangan guru dan mengucapkan salam sebelum meninggalkan sekolah.

(FHK)

Baca juga: 2 Contoh Sambutan Kepala Sekolah dalam Penutupan MPLS