2 Contoh Teks Protokol Upacara Hari Santri Nasional 2026

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Santri Nasional (HSN) 2026 diperingati pada Kamis (22/10/2026). Untuk tahun ini, HSN mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” yang menegaskan peran santri dalam membangun bangsa.
Salah satu cara memperingati Hari Santri Nasional adalah melaksanakan upacara. Untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan khidmat, panitia perlu menyiapkan teks protokol sebagai panduan bagi petugas selama upacara berlangsung.
Teks protokol haris memuat urutan acara serta arahan bagi petugas agar setiap prosesi berjalan sesuai jadwal. Bagi panitia, pengurus pondok pesantren, maupun santri yang bertugas, berikut dua contoh teks protokol upacara Hari Santri Nasional 2026 yang bisa jadi referensi.
Contoh Teks Protokol Upacara Hari Santri Nasional 2026
Dikutip dari kanal YouTube Chotibul Umam, berikut dua contoh teks protokol upacara Hari Santri Nasional 2026:
Contoh 1
Bagian 1 – Persiapan Upacara
Masing-masing pemimpin barisan menyiapkan barisannya.
Pemimpin upacara memasuki lapangan upacara.
Penghormatan kepada pemimpin upacara dipimpin oleh pemimpin barisan paling kanan.
Laporan masing-masing pemimpin barisan kepada pemimpin upacara.
Bagian 2 – Pokok Upacara
Pembina upacara memasuki lapangan upacara.
Penghormatan umum kepada pembina upacara dipimpin oleh pemimpin upacara.
Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara bahwa upacara siap dimulai.
Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara.
Pembacaan teks Pancasila oleh pembina upacara yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.
Pembacaan teks Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh petugas.
Pembacaan Ikrar Santri yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.
Amanat pembina upacara. Pasukan diistirahatkan.
Menyanyikan Mars Hari Santri atau Mars Syubbanul Wathon (Ya Lal Wathon), dilanjutkan dengan lagu Syukur sesuai susunan acara.
Pembacaan doa oleh petugas upacara.
Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara bahwa upacara telah selesai dilaksanakan.
Penghormatan kepada pembina upacara dipimpin oleh pemimpin upacara.
Pembina upacara meninggalkan lapangan upacara.
Bagian 3 – Penutup Upacara
Pengumuman-pengumuman, jika ada.
Pemimpin upacara meninggalkan lapangan upacara.
Pemimpin upacara membubarkan pasukan.
Masing-masing pemimpin barisan membubarkan barisannya.
Contoh 2
Komandan barisan mengatur dan menyiapkan barisannya masing-masing.
Komandan upacara memasuki lapangan upacara. Barisan disiapkan.
Inspektur upacara memasuki lapangan upacara. Barisan disiapkan.
Penghormatan umum kepada inspektur upacara dipimpin oleh komandan upacara.
Laporan komandan upacara kepada inspektur upacara.
Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, dipimpin oleh komandan upacara.
Pembacaan teks Pancasila oleh inspektur upacara yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.
Pembacaan teks Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Ikrar Santri.
Amanat inspektur upacara. Barisan diistirahatkan.
Menyanyikan Mars Hari Santri dan Mars Syubbanul Wathon (Ya Lal Wathon).
Pembacaan doa.
Laporan komandan upacara kepada inspektur upacara bahwa upacara telah selesai dilaksanakan.
Penghormatan umum kepada inspektur upacara dipimpin oleh komandan upacara.
Inspektur upacara meninggalkan mimbar upacara.
Komandan upacara membubarkan barisan.
Komandan upacara meninggalkan lapangan upacara.
Komandan barisan membubarkan barisannya masing-masing.
Baca Juga: Aturan Pakaian Upacara Hari Santri Nasional 2026 bagi Peserta Upacara
(ANB)
